PESUGIHAN KANDANG BUBRAH


107737__anime-naruto-naruto-uchiha-madara-uchiha-obito-tobi-sun-sunset-art_p

ASSALAMU ALAIKUM

Kembali Cahmet mengeluarkan Produk spiritual untuk mencapai kekayaan,namanya PESUGIHAN KANDANG BUBRAH pEsugihan ini hanya melaksanakan kewajiban untuk setiap tahun melakukan renovasi rumah entah itu hanya sebatas mengecat rumah,pasang keramik,ganti pintu dll yang di lakukan tiap tahun,sesering melakukan renovasi rumah akan semakin ada nilai tambah akan kekayaan dan kemakmurannya ,Pesugihan ini tergolong JADUL,kUno tapi nyatanya sampe saat ini bnyak orang yang menggunakannya, Karena prosesnya tanpa memakai tumbal hanya menyediakan sesaji,Pesugihan ini banyak ditemui di daerah JAWA TENGAH dan JAWA TIMUR ,pesugihan ini relative banyak dipakai oleh pengusaha dan pedagang,karena aman dari bnyak resiko,dari sekian pesugihan kuno yang dipakai oleh kebanyakan orang,maka pesugihan ini aman baik buat keluarga ,orang terdekat dan keturunan ,berbeda dengan pesugihan kuno yang lain yang harus mempertaruhkan bnyak tumbal baik hewan atau manusia,karena pesugihan kuno yang lain sangat rentan dengan tumbal yang mematikan,dengan memakai siluman blorong,anjing,kera ,buto ijo apalagi nikah dengan jin wanita,itu juga beresiko buat nantinya,klo pesugihan KANDANG BUBRAH yang saya sharekan di CAHAYA METAFISIKA ini insya Alloh aman karena memanfaatkan danyang yang ada disekitar lingkungan anda yang tentu mereka lebih bersahabat dengan anda ,berbeda dengan pesugihan yang ada di kandang bubrah lain yg mengimpor atau mendatangkan danyang dari lokasi yang berbeda,klo gak cocok dengan karakter yang ada dirumah tentu akan mengalami hal lain diluar dugaan,missal kabur kembali kelingkungannya dsb,

Proses pesugihan kandang bubrah ini gak langsung mendapatkan uang tunai secara langsung ,akan tetapi mendongkrak usaha,karir,pangkat dan jabatan bagi pelakunya,yang nantinya akan bikin dia kaya raya makmur dan sejahterah dalam tempo yang sesingkat singkatnya.

Apakah pesugihan ini bikin pelakunya SYIRIK ?MUSYRIK?

Menjawab pertanyaan tersebut maka kembali ke pelakunya,apakah dengan melakukan hal tersebut anda masih mngerjakan ibadah sholat,puasa dll,klo masih ngerjakan jelas bukan syirik,musyrik,yang syirik musyrik itu orang yang gak mau ibadah dan terlalu menggantungkan ama pesugihannya,itu aja cukup jawabannya

Jika anda berminat dan serius dengan pesugihan ini silahkan menghubungi saya di nomer

085731493248

Wassalamu alaikum

MBAH ARIFYANTO

FILOSOFI SEMAR


Oleh kanjeng kp.norman

Semar dalam bahasa Jawa (filosofi Jawa) disebut Badranaya
Bebadra = Membangun sarana dari dasar
Naya = Nayaka = Utusan mangrasul
Artinya : Mengembani sifat membangun dan melaksanakan perintah Allah demi kesejahteraan manusia

Filosofi, Biologis Semar
Javanologi : Semar = Haseming samar-samar (Fenomena harafiah makna kehidupan Sang Penuntun). Semar tidak lelaki dan bukan perempuan, tangan kanannya keatas dan tangan kirinya kebelakang. Maknanya : “Sebagai pribadi tokoh semar hendak mengatakan simbul Sang Maha Tumggal”. Sedang tangan kirinya bermakna “berserah total dan mutlak serta selakigus simbul keilmuaan yang netral namun simpatik”.

Domisili semar adalah sebagai lurah karangdempel / (karang = gersang) dempel = keteguhan jiwa. Rambut semar “kuncung” (jarwadasa/pribahasa jawa kuno) maknanya hendak mengatakan : akuning sang kuncung = sebagai kepribadian pelayan.

Semar sebagai pelayan mengejawantah melayani umat, tanpa pamrih, untuk melaksanakan ibadah amaliah sesuai dengan sabda Ilahi. Semar barjalan menghadap keatas maknanya : “dalam perjalanan anak manusia perwujudannya ia memberikan teladan agar selalu memandang keatas (sang Khaliq ) yang maha pengasih serta penyayang umat”.

Kain semar Parangkusumorojo: perwujudan Dewonggowantah (untuk menuntun manusia) agar memayuhayuning bawono : mengadakan keadilan dan kebenaran di bumi.

Ciri sosok semar adalah :

Semar berkuncung seperti kanak kanak,namun juga berwajah sangat tua

Semar tertawannya selalu diakhiri nada tangisan

Semar berwajah mata menangis namun mulutnya tertawa

Semar berprofil berdiri sekaligus jongkok

Semar tak pernah menyuruh namun memberikan konsekwensi atas nasehatnya

Kebudayaan Jawa telah melahirkan religi dalam wujud kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa, yaitu adanya wujud tokoh wayang Semar, jauh sebelum masuknya kebudayaan Hindu, Budha dan Isalam di tanah Jawa.

Dikalangan spiritual Jawa ,Tokoh wayang Semar ternyata dipandang bukan sebagai fakta historis, tetapi lebih bersifat mitologi dan symbolis tentang KeEsa-an, yaitu: Suatu lambang dari pengejawantahan expresi, persepsi dan pengertian tentang Illahi yang menunjukkan pada konsepsi spiritual . Pengertian ini tidak lain hanyalah suatu bukti yang kuat bahwa orang Jawa sejak jaman prasejarah adalah Relegius dan ber keTuhan-an yang Maha Esa.

Dari tokoh Semar wayang ini akan dapat dikupas ,dimengerti dan dihayati sampai dimana wujud religi yang telah dilahirkan oleh kebudayaan Jawa .

Gambar tokoh Semar nampaknya merupakan simbol pengertian atau konsepsi dari aspek sifat Ilahi, yang kalau dibaca bunyinya katanya ber bunyi :

Semar (pralambang ngelmu gaib) – kasampurnaning pati.

Bojo sira arsa mardi kamardikan, ajwa samar sumingkiring dur-kamurkan Mardika artinya “merdekanya jiwa dan sukma“, maksudnya dalam keadaan tidak dijajah oleh hawa nafsu dan keduniawian, agar dalam menuju kematian sempurna tak ternodai oleh dosa. Manusia jawa yang sejati dalam membersihkan jiwa (ora kebanda ing kadonyan, ora samar marang bisane sirna durka murkamu) artinya : “dalam menguji budi pekerti secara sungguh-sungguh akan dapat mengendalikan dan mengarahkan hawa nafsu menjadi suatu kekuatan menuju kesempurnaan hidup”.

Filsafat Ha-Na-Ca-Ra-Ka dalam lakon Semar Mbabar Jati Diri

Dalam Etika Jawa ( Sesuno, 1988 : 188 ) disebutkan bahwa Semar dalam pewayangan adalah punakawan ” Abdi ” Pamomong ” yang paling dicintai. Apabila muncul di depan layar, ia disambut oleh gelombang simpati para penonton. Seakan-akan para penonton merasa berada dibawah pengayomannya.

Simpati para penonton itu ada hubungannya dengan mitologi Jawa atau Nusantara yang menganggap bahwa Semar merupakan tokoh yang berasal dari Jawa atau Nusantara ( Hazeu dalam Mulyono 1978 : 25 ). Ia merupakan dewa asli Jawa yang paling berkuasa ( Brandon dalam Suseno, 1988 : 188 ). Meskipun berpenampilan sederhana, sebagai rakyat biasa, bahkan sebagai abdi, Semar adalah seorang dewa yang mengatasi semua dewa. Ia adalah dewa yang ngejawantah ” menjelma ” ( menjadi manusia ) yang kemudian menjadi pamong para Pandawa dan ksatria utama lainnya yang tidak terkalahkan.

Oleh karena para Pandawa merupakan nenek moyang raja-raja Jawa ( Poedjowijatno, 1975 : 49 ) Semar diyakini sebagai pamong dan danyang pulau Jawa dan seluruh dunia ( Geertz 1969 : 264 ). Ia merupakan pribadi yang bernilai paling bijaksana berkat sikap bathinnya dan bukan karena sikap lahir dan keterdidikannya ( Suseno 1988 : 190 ). Ia merupakan pamong yang sepi ing pamrih, rame ing ngawe ” sepi akan maksud, rajin dalam bekerja dan memayu hayuning bawana ” menjaga kedamaian dunia ( Mulyono, 1978 : 119 dan Suseno 1988 : 193 )

Dari segi etimologi, joinboll ( dalam Mulyono 1978 : 28 ) berpendapat bahwa Semar berasal dari sar yang berarti sinar ” cahaya “. jadi Semar berarti suatu yang memancarkan cahaya atau dewa cahaya, sehingga ia disebut juga Nurcahya atau Nurrasa ( Mulyono 1978 : 18 ) yang didalam dirinya terdapat atau bersemayam Nur Muhammad, Nur Illahi atau sifat Ilahiah. Semar yang memiliki rupa dan bentuk yang samar, tetapi mempunyai segala kelebihan yang telah disebutkan itu, merupakan simbol yang bersifat Ilahiah pula ( Mulyono 1978 : 118 – Suseno 1988 : 191 ). Sehubungan dengan itu, Prodjosoebroto ( 1969 : 31 ) berpendapat dan menggambarkan ( dalam bentuk kaligrafi ) bahwa jasat Semar penuh dengan kalimat Allah.

Sifat ilahiah itu ditunjukkan pula dengan sebutan badranaya yang berarti ” pimpinan rahmani ” yakni pimpinan yang penuh dengan belas kasih ( timoer, tt : 13 ). Semar juga dapat dijadikan simbol rasa eling ” rasa ingat ” ( timoer 1994 : 4 ), yakni ingat kepada Yang Maha Pencipta dan segala ciptaanNYA yang berupa alam semesta. Oleh karena itu sifat ilahiah itu pula, Semar dijadikan simbol aliran kebatinan Sapta Darma ( Mulyono 1978 : 35 )

Berkenaan dengan mitologi yang merekfleksikan segala kelebihan dan sifat ilahiah pada pribadi Semar, maka timbul gagasan agar dalam pementasan wayang disuguhkan lakon ” Semar Mbabar Jati Diri “. gagasan itu muncul dari presiden Suharto dihadapan para dalang yang sedang mengikuti Rapat Paripurna Pepadi di Jakarta pada tanggal, 20-23 Januari 1995. Tujuanya agar para dalang ikut berperan serta menyukseskan program pemerintah dalam pembangunan manusia seutuhnya, termasuk pembudayaan P4 ( Cermomanggolo 1995 : 5 ). Gagasan itu disambut para dalang dengan menggelar lakon tersebut. Para dalang yang pernah mementaskan lakon itu antara lain : Gitopurbacarita, Panut Darmaka, Anom Suroto, Subana, Cermomanggolo dan manteb Soedarsono ( Cermomanggolo 1995 : 5 – Arum 1995 : 10 ). Dikemukan oleh Arum ( 1995:10 ) bahwa dalam pementasan wayang kulit dengan lakon ” Semar Mbabar Jadi Diri ” diharapkan agar khalayak mampu memahami dan menghayati kawruh sangkan paraning dumadi ” ilmu asal dan tujuan hidup, yang digali dari falsafat aksara Jawa Ha-Na-Ca-Ra-Ka. Pemahaman dan penghayatan kawruh sangkan paraning dumadi yang bersumber filsafat aksara Jawa itu sejalan dengan pemikiran Soenarto Timoer ( 1994:4 ) bahwa filsafat Ha-Na-Ca-Ra-Ka mengandung makna sebagai sumber daya yang dapat memberikan tuntunan dan menjadi panutan ke arah keselamatan hidup. Sumber daya itu dapat disimbolkan dengan Semar yang berpengawak sastra dentawyanjana. Bahkan jika mengacu pendapat Warsito ( dalam Ciptoprawiro 1991:46 ) bahwa aksara Jawa itu diciptakan Semar, maka tepatlah apabila pemahaman dan penghayatan kawruh sangkan paraning dumadi tersebut bersumberkan filsafat Ha-Na-Ca-Ra-Ka

HAMEMAYU HAYUNING BUWANA=RAHMATAN LIL ALAMIN
Pepatah Jawa ini secara harfiah berati mempercantik kecantikan dunia. Pepatah ini menyarankan agar setiap insan manusia dapat menjadi agen bagi tujuan itu. Bukan hanya mempercantik atau membuat indah kondisi dunia dalam pengertian lahir batin, namun juga bisa membuat hayu dalam pengertian rahayu ’selamat’ dan sejahtera.

Dengan demikian pepatah ini sebenarnya ingin menyatakan bahwa alangkah indah, selamat, cantik, dan eloknya kehidupan di dunia ini jika manusia yang menghuninya bisa menjadi agen bagi hamemayu hayuning buwana itu. Untuk itu setiap manusia disarankan untuk tidak merusakkan dunia dengan perilaku-perilaku buruk dan busuk. Perilaku yang demikian ini akan berbalik pada si pelaku sendiri dan juga lingkungannya. Hal inilah yang merusakkan dunia. Untuk itu pengekangan diri untuk tidak berlaku jahat, licik, culas, curang, serakah, menang sendiri, benar sendiri, dan seterusnya perlu diwujudkan untuk mencapai hayuning buwana

Kp.norman

KH. Alawi Nurul Alam Al Bantani: Arab Saudi Sponsor Utama Wahabi Indonesia


n00374428-b

Menyikapi fenomena meningkatnya gerakan takfiri (kelompok pengkafir; gemar mengkafirkan kelompok lain) akhir-akhir ini, ABI Press mewawancarai seorang tokoh NU, KH. Alawi Nurul Alam Al Bantani. Dia adalah salah seorang pengurus Tim Aswaja Center Lembaga Takmir Masjid Pimpinan Besar Nahdlatul Ulama (LTM) PBNU. Dari informasi yang kami dapat, tokoh muda NU yang satu ini memang mendapat mandat khusus dari PBNU untuk mengurusi hal-hal terkait permasalahan aktual Islam di Indonesia. Sebab itu ABI Press merasa tepat meminta pandangannya soal maraknya gerakan radikal dan aksi-aksi intoleransi di negeri kita.

“PBNU merupakan ormas Islam terbesar di Indonesia, bahkan dunia,” tuturnya mengawali perbincangan dengan kami.

Kami tanyakan, apakah terkait meningkatnya gerakan kelompok radikal ini, memang ada peran dari luar?

“Ya, jelas,” tegas KH. Alawi lalu menambahkan, bahwa ajaran suka memecah-belah ini sebenarnya berasal dari Yahudi. “Karena Islam tidak mengajarkan itu. Ajaran Yahudi itulah yang kemudian diaplikasikan oleh Arab Saudi.”

Apa buktinya kalau Saudi justru lebih mementingkan agenda Yahudi daripada menjalankan apa yang diajarkan Islam?

“Makanya, coba lihat apakah Arab Saudi secara serius terus membantu perjuangan kaum muslimin di Palestina? Ya, nggak pernah! Tapi apakah Saudi memberikan bantuan kepada Yahudi atau Israel? Banyak bener bantuan yang telah diberikan!” tegasnya.

KH. Alawi juga menjelaskan bahwa para alumni dari luar yang pernah kuliah di universitas-universitas yang berada di Mekah dan Madinah juga mendapat banyak sumbangan saat mereka kembali ke negara masing-masing. Hal itu dilakukan demi melancarkan upaya penyebaran paham Wahabi yang dimotori negara minyak itu.

Tak hanya itu, lebih memprihatinkan lagi, menurut KH. Alawi, dana Saudi juga masuk ke Indonesia dalam jumlah besar untuk menghadapi pemilu dan mewahabikan Indonesia.

“Tiga bulan kemarin, saat rapat di PBNU, saya ketahui bahwa jumlah untuk menghadapi pemilu dan mewahabikan Indonesia itu mencapai angka 500 Miliar. Tapi berselang dua minggu kemudian, ternyata sudah berubah menjadi 1,2 atau 1,3 Triliun untuk satu Provinsi,” ungkapnya.

Apakah benar-benar ada data valid tentang itu?

“Semua datanya ada di PBNU dan PWNU, tapi saya nggak bisa kasih. Data penting itu mahal harganya,” seloroh KH. Alawi lalu menjelaskan bahwa dana-dana Saudi yang masuk ke Indonesia itu digunakan untuk membangun masjid-masjid, travel umrah, rumah zakat dan sebagainya untuk kepentingan wahabi

“Bahkan di PBNU, kita juga punya data tentang salah seorang pejabat di Jawa Barat yang menggunakan 5 Miliar dana Zakat untuk kampanye,” tambahnya.

Terkait data yang disampaikannya, bagaimana seandainya ada pihak yang tidak terima dan ingin menuntut? KH. Alawi menanggapinya dengan enteng.

“Kalau mau jatuh tahun ini ya silakan saja menuntut. Kita tinggal undang wartawan, diumumkan dan baca datanya,” pungkas KH. Alawi mantap.

PRIVAT GEMBLENGAN SPRITUALIS PAHE


ASSALAMU ALAIKUM

CAHAYA METAFISIKA

kembali mengadakan privat gemblengan bagi siapa saja yang berkeinginan buat mengikutinya:

Gemblengan yang dimaksud bermanfaat untuk:
– Memperlancar kerezekian yang lagi seret
– Melancarkan pelunasan hutang
– Menenangkan hati dan pikiran
– Membuka cakra khusus kerezekian agar tidak susah cari rezeki
– Mempercepat dapatnya pekerjaan bagi anda yang lagi nganggur
– Melancarkan usaha bagi yang dagang dan nanti akan diajarkan membuat sarana pelarisan usaha lewat sarana salah satu asamak “BARHATIYAH”
– Membuka jalur kekayaan agar hidup berlimpah
Bonus 1 :
– Asmak saefi bayu untuk memperkuat tarikan rezeki
– Ajian putut kembar buat menarik kekayaan
– HIZIB mahbub agar setahun bisa jadi orang kaya ( alkhamdulillah dengan hizib ini saya bisa – memiliki beberapa Rumah dari rezeki yang tak disangka-sangka dalam 2 tahun )
– HIZIB ghoniyyu ARZAQ ( dari amalan ini saya dapat memenangkan banyak tender proyek)
– Ritual tuntas hutang yang dapat dikerjakan sendiri dengan bantuan pertolongan Alloh ,tanpa khodam atau jin,klo Alloh Maha kaya knapa masih minta pada makhluqnya…
– Penglarisan buat sales / marketing
Bonus 2 :
– Ilmu terawangan
– Ilmu kekebalan
– Ilmu pelet / pengasihan
– Ilmu rasa ( deteksi letak posisi penyakit dan demit)
– Ilmu cahaya asihan
– Ilmu tahan lapar dan ngantuk (original dari cahmet bukan dari primbon dan copasan)
– ASR Blora ( buat meninggikan pangkat) plus ijazah ASR NAKABAN,RDR
– Mendatangkan pusaka / akik
– Ilmu kecerdasan
– Asmak cahaya Rosul (multi fungsi)
– Asmak munajah nabi yusuf (biar mendapat anugerah dari Alloh)
– Asmak munajah nabi musaa ( agar pandai dalam menguasai syareat)
– Asmak syaefi syafi dan syaefi akbar untuk pengobatan
– ASMAK PAGAR BAJA
BONUS 3
1 a) Minyak Ru’yah 250 ml,
b) minyak agar cepat dapat jodoh 250 ml ( pilih salah satu )
2 . Uang bibit
– ASMAK MATAHARI 9 ( untuk mengusir demit rumah dan ngobati kesurupan,ru’yah dll yng berhubungan dengan demit local )
– ASR JABARUT ( untuk stamina biar gak mudah lemas,kuat kerja 24 jam,kuat angkat2 ,kuat sex,pukulan jarak jauh dan dekat,menyedot energy lawan dll )
– ASMAK NURUL HAYAT ( untuk awet muda )
– ASMAK PUSARA SULAIMAN : Asmak ini untuk menglariskan dagangan sejauh 1 km agar banyak pembeli yang datang
– ASMAK SURYANI PANGERAN DIPONEGORO ;Asmak multifungsi untuk melawan musuh yang menjadi idola anda.selain manfaat lain yang tercantum diketerangan di buku petunjuknya
– ASMAK PAMANAH RASA : Buat nembak target yang disukai
– Asmak ismu jalil buat kesejahteraan ( biar hidup gak gampang sial dan susah serta mengandung tuah energi holistick buat keberuntungan)
– Amalan buat keharmonisan rumah tangga biar suami / istri saling menyayangi dan mencintai agar rumah tangga awet
– Asmak shodiq : Amalan agar dipercaya oleh orang / bos ,dihormati dan menghindari supaya tidak dikhianati oleh rekan bisnis bisa juga untuk menghindari pacar yang berpaling / selingkuh
BONUS KERIS MINI AJIAN SEMAR MESEM ( dikerisnya terdapat isian energi pelet semar mesem ),klo diluar dijual sampe 300 rebu sampe 2,5 juta,digemblengan ini akan didapatkan secara Cuma-Cuma sebagai Bonus

BONUS LAGI :
GEMBLENGAN PEMBURU HANTU “DUNIA LAIN “ AKAN ANDA DAPATKAN DI GEMBLENGAN INI DENGAN MAHAR 350 RB
DIGEMBLENGAN INI AKAN DIBERIKAN SECARA CUMA-CUMA SEBAGAI BONUS
Paket Gemblengan ini hanya anda dapatkan dengan mahar Rp.850 rb

( jarak jauh datang langsung hasilnya sama)
silahkan jika berminat bisa menghubungi saya langsung di nomer :
085-731-493-248
https://cahayametafisika.wordpress.com
MBAH ARIFYANTO

 

Semua mukzizat para nabi pernah dialami oleh nabi mukhammad SAW


Aku akan bertanya kepadamu, siapkanlah jawabannya! Ujar si Yahudi itu.

“Sampaikan pertanyaanmu, tegas Sayyidina Ali bin Abi Thalib AS. Yahudi berkata, “Lihatlah Adam as, Allah SWT memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepadanya. Apakah Allah SWT berbuat yang sama terhadap Muhammad?”

Sayyidina Ali AS menjawab,“Ya”. Ketika Allah SWT memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepada Adam as bukan berarti mereka menyembah Adam as, tetapi mereka mengakui keutamaan Adam as dan karena kasih sayang Allah SWT kepadanya. Namun Nabi Muhammad SAWW telah diberi kehormatan yang lebih dari itu. Allah SWT bersholawat atasnya di alam jabarut dan juga malaikat seluruhnya. Bahkan Allah SWT menjadikan sholawat atasnya sebagai suatu ibadah bagi orang-orang mukmin. Itu adalah suatu keistimewaan Muhammad SAWW, wahai orang Yahudi.” Jawab Sayyidina Ali AS.

Sesungguhnya Allah SWT telah mengampuni Adam As setelah melakukan kesalahan,” kata si Yahudi.

“Benar. Allah SWT memberi ampunan kepada Muhammad SAWW tanpa Beliau melakukan kesalahan. Allah azza wa jalla telah berfirman, “Allah hendak mengampunimu dosa yang telah lalu dan yang akan datang.”(QS. Al-Fath : 2).

Sesunggguhnya Muhammad SAWW di hari kiamat kelak tidak akan membawa dosa dan tidak dituntut karena dosa.

Yahudi berkata , “Lihatlah Idris as, Allah SWT telah mengangkatnya ke tempat yang tinggi dan memberinya makanan surga setelah dia wafat.”

“Ya, itu benar. Jawab Sayyidina Ali AS. Muhammad SAWW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu.” Sesungguhnya Allah SWT telah berfirman:
Dan telah kami angkat sebutanmu (QS. Alam Nasyrah : 4)

Itu sudah cukup untuk dijadikan sesuatu kemuliaan. Kalau Idris as diberi makanan surga setelah dia wafat, maka Muhammad SAWW diberi makanan surga ketika dia hidup di dunia.Pernah ketika Beliau lapar, datang Malaikat Jibril menemuinya membawa hidangan dari syurga. Hidangan itu ternyata bertahlil, bertasbih, bertahmid dan bertakbir di tangan Beliau. Kemudian Beliau memberikannya kepada Ahlulbaitnya, lalu hidangan itu juga bertahlil, bertasbih, bertahmid dan bertakbir.

Malaikat Jibril berkata bahwa hidangan ini hadiah dari surga yang diberikan Allah SWT khusus kepada Muhammad SAWW. Hidangan ini tidak layak diberikan kecuali kepada Nabi dan penggantinya.

Perbandingan Rasulullah SAWW dengan Nabi Nuh As.

“Lihatlah Nabi Nuh as. Dia bersabar karena Allah SWT, dan dia memaafkan kaumnya disaat mereka mendustakannya.” Kata Si Yahudi.

“Ya, itu benar!” jawab Sayyidina Ali AS. “Demikian pula Nabi Muhammad SAWW bersabar karena Allah SWT telah memaafkan kaumnya pada saat mereka mendustakannya, mengusirnya dan melemparinya dengan kerikil. Abu Lahab pernah meletakkan diatas kepalanya kotoran kambing, lalu Allah SWT memerintahkan Malaikat Ja’abil (malaikat penjaga gunung) untuk menemui baginda Muhammad SAWW. Malaikat Ja’abil mengatakan kepada baginda Muhammad SAWW “bahwa dirinya diperintahkan oleh Allah SWT untuk mentaatimu. Apabila Anda ingin agar aku menghimpit mereka dengan gunung, maka akan aku binasakan mereka,” kata Ja’abil.

“Aku diutuskan sebagai rahmat,” ucap Beliau. Nabi bahkan mendoakan mereka: “Ya, Allah SWT, berikan umatku ini hidayah karena mereka belum mengetahui.”

Orang Yahudi itu kembali berkata, “Nabi Nuh as berdoa kepada Tuhannya, lalu turunlah hujan deras dari langit.”

“Ya itu benar. Nabi Nuh as berdoa dalam keadaan marah sementara hujan deras diturunkan Allah SWT karena kasih sayang,” jawab Sayyidina Ali AS.“ Ketika Nabi Muhammad SAWW hijrah ke Madinah, datang penduduk Madinah pada hari Jumaat kepada Beliau. “ Wahai Rasulullah, sudah lama hujan tidak turun. Pohon-pohon menguning (kering), dedaunan berjatuhan,” keluh mereka. Lalu Beliau mengangkat kedua tangannya sehingga nampak putih lipatan pangkal kedua tangannya. Langit yang semula bersih tidak berawan tiba-tiba menjadi gelap dan turunlah hujan yang deras, begitu derasnya sehingga seorang pemuda yang gagah perkasa hampir mati ketika pulang ke rumahnya karena derasnya hujan yang mengakibatkan banjir. Kejadian itu berlangsung selama seminggu.

Mereka kembali mendatangi Beliau pada hari Jumaat berikutnya, “ Ya Rasulullah, rumah-rumah menjadi hancur, kenderaan-kenderaan terhenti!” keluh mereka lagi. Beliau tersenyum sejenak,” Beginilah cepatnya manusia bosan,” kata Beliau. Lalu Beliau berdoa, “Ya Allah SWT, jadikanlah ini semua menguntungkan kita dan tidak membahayakan kita.”

Maka hujanpun mulai reda di sekitar kota Madinah sendiri hujan berhenti secara total. Itulah mukjizat Nabi Muhammad SAWW.”.

Yahudi berkata “Lihatlah Nabi Hud as, karena Allah SWT telah menolongnya dengan mengirimkan angin, apakah Allah SWT berbuat yang serupa terhadap Nabi Muhammad?” tanyanya.

“Ya itu benar!” jawab Sayyidina Ali AS. “ Nabi Muhammad SAWW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Allah SWT juga telah menolongnya dari musuh-musuhnya dengan angin dalam perang Khandaq. Allah SWT mengirimkan angin kencang sehingga kerikil-kerikil berterbangan, lebih dari itu Allah SWT memperkuatkan pasukan Beliau dengan delapan puluh ribu pasukan malaikat. Allah SWT berfirman:
Wahai orang-orang beriman, ingatlah nikmat Allah SWT atas kalian, ketika datang kepada kalian tentera-tentera, lalu Kami kirim kepada mereka angin dan pasukan yang tidak kalian lihat. (QS. Al- Ahzab:9).

Perbandingan Rasulullah SAWW dengan Nabi Saleh As.

Orang Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Saleh as, “ujar Yahudi. “Allah SWT telah menciptakan untuknya seekor unta dari batu sebagai mukjizat.”

Sayyidina Ali AS menjawab, “Ya itu benar.” Kemudian Beliau melanjutkan, “Nabi Muhammad SAWW telah diberikan sesuatu yang lebih dari itu. Kalau unta Nabi Saleh tidak berbicara dan tidak bersaksi akan kenabiannya, maka ketika kita bersama Beliau dalam sebuah peperangan, tiba-tiba datang seekor unta mendekatinya bersuara dan berbicara, “Ya Rasulullah, sesungguhnya si fulan telah menggunakanku sampai aku besar dan kini hendak menyembelihku. Aku berlindung kepadamu darinya. Orang itu memberikannya kepada Beliau.

Juga ketika kami bersama Beliau, tiba-tiba datang seorang Arab dari pendalaman menuntun untanya. Orang pendalaman itu hendak dipotong tangannya karena ulah para saksi yang telah memberikannya saksi palsu. Kemudian unta itu berbicara dengan Beliau, “Ya Rasulullah, sesungguhnya orang ini tidak berdosa. Para saksi yang ada ini memberikan kesaksian secara paksa. Sebenarnya pencuriku adalah seorang Yahudi.”

Perbandingan Rasulullah SAWW dengan Nabi Ibrahim as.

Orang Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Ibrahim as, karena dia telah mengetahui Allah SWT dengan perenungan (I’tibar). PembuktianNya telah meliputi keimaman terhadap-Nya.”

Sayyidina Ali As berkata,“Ya benar. Nabi Muhammad SAWW telah diberikan sesuatu yang lebih dari itu. Beliau telah mengenal Allah SWT dengan i’tibar sebagaimana Nabi Ibrahim as. Namun, Nabi Ibrahim as mengenal Allah SWT dalam usia lima belas tahun sementara Nabi saw mengenal-Nya semenjak usia tujuh tahun. Pernah sejumlah pedagang Nasrani datang. Mereka menurunkan dagangan mereka di antara bukit Shafa dan Marwa.’ Sebagian dari mereka melihat Beliau, Muhammad SAWW lalu mereka mengetahui sifat, karakter, dan berita akan kebangkitannya sebagai nabi dan mereka mengetahui beberapa mukjizatnya.

Para pedagang Nasrani itu bertanya kepada Muhammad SAWW “Wahai anak kecil, siapa namamu?” Beliau menjawab, “Muhammad.” Mereka bertanya , “Siapa nama ayahmu?” Beliau menjawab,”Abdullah.” Mereka bertanya, “Apakah nama ini (mereka bertanya sambil menunjuk bumi)?” Beliau menjawab, “Bumi.”

Mereka bertanya, “Apakah nama itu (mereka bertanya sambil menunjuk langit )?” Beliau menjawab, “Langit.” Mereka bertanya, “Siapa yang menciptakan bumi dan langit?” Beliau menjawab, “Allah SWT.” Lalu Muhammad SAWW menyentak mereka, “Apakah kalian meragukanku tentang Allah SWT? Celaka kamu, wahai Nasrani.” Beliau telah mengetahui Allah SWT dengan i’tibar pada saat kaumnya kufur, bersumpah dan meyembah patung-patung, tetapi Beliau berkata, “Tiada Tuhan selain Allah SWT.”

Orang Yahudi berkata, “Nabi Ibrahim as telah terhijabi dari mata Namrud sebanyak tiga kali.”

Sayyidina Ali AS berkata, “Ya benar. Namun Nabi Muhammad SAWW telah terhijabi dari mata orang-orang yang hendak membunuhnya sebanyak lima kali. Sama tiga jumlahnya dan bahkan lebih dua.

Kelima hijab yang dimaksudkan adalah ketika Allah SWT berfirman:
“Dan Kami jadikan penutup dihadapan mereka”, adalah hijab (penutup) yang pertama. “Dan dari belakang mereka,” adalah hijab yang kedua. Lalu Kami tutup mata mereka sehingga mereka tidak dapat melihat, (QS. Yaasin: 9) adalah hijab yang ketiga.

Hijab yang keempat adalah firman Allah SWT yang berbunyi:
“Dan jika kamu membaca Al-Quran, Kami jadikan di antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman dengan akhirat sebuah hijab yang menutupi” ( QS. Al-Isra’ :45).

Sedangkan hijab yang kelima adalah firman Allah SWT yang berbunyi, Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, maka karena itu mereka tertengadah. (QS.Yaasin:8).

Orang Yahudi berkata, “Sesungguhnya Nabi Ibrahim as telah membungkam mulut orang kafir dengan kenabiannya.”.

Sayyidina Ali AS berkata, “Benar! Pernah Nabi Muhammad SAWW didatangi orang yang hendak mendustakan hari kebangkitan setelah kematian, orang itu adalah Ubai in Khalaf al-Jumahi, dia membawa tulang yang hancur lalu berkata, “Wahai Muhammad, siapakah yang akan menghidupkan kembaki tulang-belulang ini padahal sudah hancur?” Lalu Allah SWT menurunkan atas Muhammad SAWW sebuah ayat yang membungkam mulut orang itu,

Yang akan menghidupkannya kembali adalah Yang menciptakannya kali pertama. Dia Maha Mengetahui akan segala sesuatu (QS Yasin : 79).

Akhirnya orang itu pun pergi terbungkam.

Orang Yahudi berkata, “Nabi Ibrahim telah menghancurkan patung-patung kaumnya dengan marah karena Allah SWT.”

Sayyidina Ali AS berkata, “Ya benar. Nabi Muhammad telah merobohkan tiga ratus enam puluh patung di dalam Ka’abah dan membersihkan semenanjung Arabia dari patung-patung serta mengalahkan orang-orang yang menyembah patung dengan pedang.”

Orang Yahudi berkata, “Nabi Ibrahim as pernah dilemparkan oleh kaumnya ke dalam api, tetapi dia pasrah dan bersabar, akhirnya Allah SWT menjadikan api itu dingin dan menyelamatkannya. Apakah Allah SWT berbuat yang sama terhadap Muhammad?”

Sayyidina Ali AS berkata, “Ya benar. Ketika Nabi Muhammad pergi ke Khaibar, seorang wanita Khaibar meracuninya, tetapi Allah SWT menjadikan racun itu dingin (tidak bereaksi) di dalam perutnya sampai di akhir ajalnya. Padahal racun itu, jika berada di dalam perut akan membakar seperti api membakar. Itu adalah kekuasaanNya, janganlah kamu mengingkarinya.”.

Perbandingan Rasulullah SAWW dengan Nabi Yaqub as.

Orang Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Yakub as. Dia mendapatkan nasab yang sangat besar. Allah SWT menjadikan para Nabi dari tulang rusuknya. Maryam putri Imran adalah termasuk keturunannya.”.

Sayyidina Ali berkata, “Ya benar. Nabi Muhammad SAWW mendapatkan nasab yang lebih besar darinya. Allah SWT menjadikan Fathimah, wanita penghulu alam raya, sebagai putrinya, al-Hasan dan al-Husain sebagai cucunya.”.

Orang Yahudi berkata, “Nabi Yaqub as bersabar karena perpisahan Putranya sampai-sampai dia hampir sakit parah karena sedih.”

Sayyidina Ali berkata, “Ya itu benar. Nabi Yaqub as benar-benar sedih, namun kesedihannya berakhir dengan perjumpaan. Tetapi Nabi Muhammad Saww ketika Putranya yang tersayang, Ibrahim, diambil selagi Beliau masih hidup. Allah SWT mengujinya agar Beliau mendapat simpanan yang besar nanti. Beliau bersabda, “Jiwa pilu dan hati terluka. Dan kami sangat sedih atasmu wahai Ibrahim. Kami tidak mengatakan sesuatu yang memurkakan Allah SWT.” Dalam semua itu, Beliau mengutamakan kerelaan terhadap Allah SWT dan pasrah kepada-Nya dalam segala perbuatan.”.

Perbandingan Rasulullah SAWW dengan Nabi Yusuf as.

Orang Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Yusuf as, dia menyimpan pahitnya perpisahan. Dia di jerumuskan ke dalam penjara demi menghindari kemaksiatan. Dia di lemparkan kedalam lubang yang gelap sebatang kara.”.

Sayyidina Ali AS berkata, “Ya itu benar. Nabi Muhammad Saww menyimpan pahitnya keterasingan. Beliau meninggalkan keluarga, anak dan harta untuk berhijrah dari Haramullah (Ka’abah, Mekah). Ketika Allah SWT melihat kesedihan dan perasaan pilu Beliau, Allah SWT memperlihatkan kepadanya sebuah mimpi yang menyamai mimpinya Nabi Yusuf as dalam takwilnya dan Allah SWT membuktikan kebenaran mimpinya kepada seluruh alam raya.

Allah SWT berfirman:
Sungguh Allah SWT telah membuktikan Rasulnya akan mimpinya yang benar. Kalian pasti akan masuk Masjid Al-Haram dengan kehendak Allah SWT dalam keadaan aman dan kepada kalian digundul atau (rambut kalian) dipotong. Janganlah kalian takut

Kalau Nabi Yusuf as ditahan dalam penjara, maka Rasulullah Saww dipenjara di Syi’ib selama tiga tahun. Beliau diasingkan dari sanak keluarga dan kerabatnya. Allah SWT telah memperdaya mereka (orang-orang kafir Quraisy) dengan mengutuskan makhluk-Nya yang paling lemah (rayap), lalu rayap itu memakan surat perjanjian yang mereka tulis.

Kalau Nabi Yusuf as dilemparkan kedalam lubang yang gelap, maka Nabi Muhammad Saww telah menyembunyikan dirinya di dalam gua karena ulah musuhnya, sampai-sampai Beliau berkata kepada sahabatnya, “Janganlah kamu sedih. Sesungguhnya Allah SWT bersama kita.” Allah SWT memujinya dalam kitab-Nya.

Perbandingan Rasulullah SAWW dengan Nabi Musa as.

Orang Yahudi berkata,”lihatlah Nabi Musa bin Imran as, karena Allah telah memberinya Taurat yang memuat hukum-hukum.”.

Sayyidina Ali AS berkata, “Ya itu benar. Nabi Muhammad SAWW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Nabi Muhammad SAWW telah diberi surat al-Baqarah dan al- Maidah yang sama dengan Kitab Injil, Beliau juga diberi surat Thawasin (surat-surat yang didahului dengan huruf Tha, Sin), surat Thaha, sebagian surat-surat al-Mufashshal (yang sedang sehingga sering dipisah-pisah ) dan al-Hawamin (surat-surat yang dimulai dengan Ha, Min) yang sama dengan Kitab Taurat; Beliau diberi sebagian surat-surat al-Mufashshal dan surat-surat yang didahului dengan Sabbaha yang sama dengan Kitab Zabur; Beliau diberi surat Bani Israil dan surat Bara’at yang sama dengan shuhuf Ibrahim as dan shuhuf Musa as, kemudian Allah SWT menambah Beliau dengan as-Saba’ ath-Thiwal (tujuh surah yang panjang) dan surah al-Fatihah.

Orang Yahudi berkata,”Sesungguhnya Nabi Musa as dipanggil untuk bermunajat kepada Allah di atas bukit Sina.”

Sayyidina Ali AS berkata, ”Ya’ itu benar. Allah SWT telah mewahyukan kepada Nabi Muhammad SAWW di Sidhratul Muntaha’ disebut-sebut.”

Orang Yahudi berkata, Nabi Musa as telah diutus untuk menghadapi Firaun dan memperlihatkan kepadanya tanda yang besar.”

Sayyidina Ali AS berkata, “Itu benar. Nabi Muhammad SAWW juga diutus untuk menghadapi beberapa Firaun, seperti abu Jahal, Utbah bin Rabi’ah, Syaibah, Abi al-Bukhturi, Nidhir bin Harits, Ubai bin Khalaf, dan diutus kepada lima orang yang di kenal dengan para pengolok, al-Walid bin al-Mughirah al-Makhzumi, al-‘Ash bin Wa’il al-Suhami, Aswad bin Abd Yaghuts az-Zuhri, Aswad bin al-Muthalib, dan al-Harist bin Thalathilah. Maka Beliau memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda yang besar di alam raya ini dan di dalam diri mereka sendiri sehingga jelas bagi mereka bahwa Dia itu benar.”.

Orang Yahudi berkata, “Sesungguhnya Musa bin Imran telah diberi tongkat yang berubah menjadi seekor ular.”

Sayyidina Ali menjawab, “Ya itu benar. Nabi Muhammad SAWW telah di beri sesuatu yang lebih hebat dari itu. Pernah ada seseorang menuntut hutang kepada Abu Jahal bin Hisyam seharga seekor kambing yang dia beli dari orang itu. Tetapi Abu Jahal tidak memperdulikannya. Dia tengah asyik duduk sambil minum-minuman keras. Setiap kali orang itu menagihnya, tetapi tidak berdaya sama sekali dan selalu diacuhkan oleh Abu Jahal. Beberapa orang disekitar itu berkata kepada orang tersebut sambil menghina, “Siapa yang kamu tagih?”

“Amr bin Hisyam (Abu Jahal). Dia mempunyai hutang kepadaku. ”Mereka berkata, “Maukah kami tunjukkan orang yang menjalankan hak-hak?” Orang itu berkata. “Ya”. Mereka lalu menunjukkan Nabi Muhammad SAWW, Abu Jahal berkata dalam hatinya, “Mudah-mudahan Muhammad datang kepadaku dan melutut kepadaku, sehingga aku dapat memalukannya.” Orang yang sedang menuntut haknya itu datang kepada Nabi Muhammad seraya berkata, “Wahai Muhammad, aku mendengar bahwa hubungan antara Anda dengan Amr bin Hisyam baik. Aku datang meminta bantuan darimu.”

Kemudian Beliau pergi bersamanya menghadap Abu Jahal. Bangunlah wahai Abu Jahal. Berikan orang ini haknya.” (Sejak saat itu Amr bin Hisyam dipanggil Abu Jahal, yang berarti bapak kebodohan).

Lalu Abu Jahal segera bangun dan memberikan orang itu haknya. Ketika Abu Jahal kembali ke tempatnya semula, teman-temannya berkata, “Kamu mengerjakan itu karena takut kepada Muhammad?” Abu Jahal berkata, “Celaka kalian, maafkan aku. Sesungguhnya ketika dia datang, aku lihat di sebelah kanannya orang-orang membawa pisau yang bersinar dan disebelah kirinya ada dua ekor ular yang menampakkan giginya dan dimatanya keluar sinar. Sekiranya aku menolak, maka perutku tidak aman dari tikamannya dan aku akan diterkam ular itu, dan itu lebih berat bagiku dari memberikan hak.”.

Ketika Nabi Muhammad SAWW mengajak ketauhidan dan membasmikan kemusyrikan, para tokoh kaum musyrikin marah, lalu Abu Jahal berkata, “Demi Allah mati lebih baik bagi kita dari pada hidup. Tidak adakah diantara kalian, wahai kaum Quraisy, seorang yang akan membunuh Muhammad?” Mereka menjawab, “Tidak ada.” “Kalau begitu saya yang akan membunuhnya.” Seandainya keluarga Abdul Mutalib akan menuntut balas, biarlah aku yang terbunuh, kata Abu Jalal. Mereka lalu berkata, “Sesungguhnya jika kamu melakukan itu, maka telah berbuat kebaikan yang akan selalu diingati.”

Kemudian Abu Jahal pergi ke Masjid al-Haram dan melihat Rasulullah berthawaf sebanyak tujuh putaran, kemudian Beliau solat dan sujud sangat lama.Kemudian Abu Jalal mengambil batu dan membawanya kearah kepala Nabi Muhammad SAWW, ketika dia telah mendekatinya, datanglah unta jantan dari arah Beliau dengan membuka mulutnya ke arah Abu Jalal. Melihat itu Abu Jalal ketakutan dan dia pun gementar maka batu itu jatuh melukai kakinya kemudian dia pulang dengan muka yang pucat dan berkeringat. Kawan-kawannya bertanya, “Kami tidak pernah melihat kamu seperti sekarang ini.” Abu Jalal berkata,” Maafkan aku, aku sungguh melihat unta jantan yang membuka mulutnya dari arah Muhammad, ia hampir menelanku maka aku lempar batu itu dan mengenai kakiku.”

Orang Yahudi berkata, ” Nabi Musa telah diberi tangan yang keluar darinya cahaya putih. Apakah Muhammad mempunyai kuasa seperti itu?”

Sayyidina Ali AS berkata, “Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAWW diberi sesuatu yang lebih dari itu. Sesungguhnya terpancar dari sebelah kanan dan sebelah kirinya cahaya setiap kali Beliau duduk. Cahaya itu disaksikan oleh semua orang.”

Orang Yahudi berkata,” Nabi Musa dapat membuat jalan di laut. Apakah Muhammad dapat berbuat semacam itu?”

Sayyidina Ali AS menjawab,”Itu benar. Nabi Muhammad SAWW telah berbuat yang sama. Ketika kami keluar dari perang Hunain, kami menghadapi danau yang kami perkirakan sedalam empat belas kali dari ketinggian badan manusia. Mereka berkata,”Ya Rasulullah musuh di belakang kita sedangkan danau di depan kita seperti yang dikatakan kaum Musa as, “Kami akan terkejar.” Lalu Rasulullah saw turun dan berdoa,”Ya Allah sesungguhnya Engkau jadikan setiap utusan sebuah bukti maka perlihatkanlah kepadaku kekuasaan-Mu.”

Kemudian kami mengarungi lautan dengan menunggangi kuda dan unta yang kakinya tidak basah. Lalu kami pulang dengan kemenangan.

Orang Yahudi berkata, ”Nabi Musa as telah diberi batu, kemudian batu itu mengeluarkan dua belas mata air.”.

Sayyidina Ali AS berkata, ”Ya itu benar.” Ketika Nabi Muhammad SAWW turun di Hudaibiyyah dan diboikot oleh penduduk Mekah, Beliau diberi sesuatu yang lebih hebat dari itu. Pada waktu itu, sahabat-sahabat Beliau mengadu kepada Beliau. Mereka kehausan sehingga pangkal tulang paha kuda mereka menonjol. Kemudian mereka mengambil kain Yaman dan meletakkan tangannya di atas kain itu lalu keluarlah air dari celah-celah jari jemari Beliau. Kami merasa kenyang demikian pula kuda-kuda kami bahkan kami penuhi kantong-kantong air.”

Orang Yahudi berkata,”Nabi Musa as telah diberi burung dan manisan dari langit (al-manna wa salwa’). Apakah Muhammad juga diberi sesuatu yang sama seperti itu?”

Sayyidina Ali As berkata, “Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAWW diberi sesuatu yang lebih dari itu. Sesungguhnya Allah SWT menghalalkan harta rampasan perang untuk Beliau dan umatnya dan tidak dihalalkan untuk sesiapa pun sebelumnya. Dan ini lebih utama dari manna dan salwa’. Kemudian lebih dari itu Allah SWT menganggap niat Beliau dan umatnya sebagai amal kebaikan dan tidak menganggapnya amal kebaikan untuk seseorang sebelum Beliau. Oleh karena itu jika seseorang hendak berbuat kebaikan tetapi belum mengerjakannya maka ditulis untuknya suatu kebaikan dan jika dia mengerjakannya maka ditulis sepuluh kebaikan.”.

Perbandingan Rasulullah SAWW dengan Nabi Daud As.

Orang Yahudi berkata,” Lihatlah Nabi Dawud as sebab Allah telah memberinya kekuatan untuk melunakkan besi kemudian dengan kekuatannya dia membuat baju besi.”

Sayyidina Ali AS berkata,” Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAWW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Allah SWT telah memberinya kekuatan untuk membuat gua dari batu gunung yang keras. Batu Shakhrah di Baitul Maqdis menjadi cekung dengan tangan Beliau dan kami telah melihatnya.”

Orang Yahudi berkata, ” Nabi Dawud as menangis karena kesalahan dan kekhilafannya sehingga gunung bergetar karena takut tangisan darinya.”

Sayyidina Ali AS berkata, ”Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAWW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Sesungguhnya Beliau jika mendirikan salat terdengar dari dadanya suara gemuruh seperti gemuruh bejana yang berisi air panas yang mendidih karena isak tangisnya yang sangat pada hal Allah telah membebaskannya dari siksaan-Nya. Beliau berdiri salat di atas kakinya puluhan tahun sehingga bengkak kedua telapak kakinya dan pucat lasi mukanya. Beliau salat sepanjang malam sehingga Allah menegurnya.”.

Thaha. Tidaklah Kami turunkan Al-Qur’an agar kamu bersusah payah (QS.Thaha:1-2).

Terkadang Beliau menangis sampai pingsan. Seorang bertanya kepadanya,” Bukankah Allah telah mengampuni dosamu yang lalu dan yang akan datang?” Beliau menjawab, ”Benar. Namun tidakkah aku pantas menjadi hamba yang banyak bersyukur.”

Perbandingan Rasulullah SAWW dengan Nabi Sulaiman As.

Orang Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Sulaiman as, karena dia telah diberi kerajaan yang tidak layak diberikan kepada sesiapa pun setelahnya.”

Sayyidina Ali AS berkata, “Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAWW telah diberikan sesuatu yang lebih dari itu. Telah turun kepadanya satu malaikat yang tidak pernah turun kepada sesiapa pun sebelumnya, yaitu malaikat Mikail. Malaikat Mikail berkata kepada Beliau, “Ya Muhammad. Hiduplah kamu menjadi seorang raja yang senang. Untukmu kunci-kunci khazanah bumi. Tunduk kepadamu gunung dan batu dari emas dan perak. Itu semua tidak mengurangi apa yang tersimpan untukmu di akhirat kelak sedikit pun.” Lalu dia menunjuk Malaikat Jibril as dan meminta darinya agar bertawadhu. Kemudian Nabi Muhammad SAWW berkata, “Tidak, tetapi aku tetap ingin hidup sebagai nabi dan hamba. Sehari makan dan dua hari tidak makan. Aku ingin bergabung dengan saudara-saudaraku dari kalangan Nabi sebelumku.” Maka Allah memberinya telaga kautsar dan hak-hak syafaat. Ini lebih besar tujuh puluh kali lipat dari kerajaan dunia dari permulaan sampai akhir. Dan Allah menjanjikan kedudukan yang terpuji (al-maqam al-Mahmud). Di hari kiamat nanti Allah akan menundukkannya di atas Arsy. Itu semua lebih mulia dari yang di berikan kepada Nabi Sulaiman bin Daud as.”

Orang Yahudi berkata, “Angin telah diciptakan untuk Nabi Sulaiman as Angin itu membawa pergi Sulaiman di negerinya dalam sebuah perjalanan, perginya satu bulan dan pulangnya satu bulan.”.

Sayyidina Ali AS berkata, “Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAWW telah diberikan sesuatu yang lebih dari itu. Dia telah diisra’kan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, yang biasa ditempuh satu bulan, lalu ia dibawa naik ke kerajaan langit, yang memerlukan waktu lima puluh ribu tahun, dalam waktu kurang dari sepertiga malam.

Orang Yahudi berkata, “Telah di ciptakan jin-jin untuk taat kepada Nabi Sulaiman as. Mereka bekerja untuk Sulaiman ketika membuat mihrab dan patung.”

Sayyidina Ali AS berkata, “Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAWW telah diberikan sesuatu yang lebih dari itu. Jin-jin diciptakan untuk taat kepada Nabi Sulaiman as, tetapi mereka didalam keadaan kafir, sementara jin-jin diciptakan untuk taat kepada Nabi Muhammad SAWW dalam keadaan beriman. Telah datang kepada Beliau sembilan tokoh jin dari Yaman dan dari Bani Amr bin Amir.Mereka itu adalah Syashot, Madhot, Hamlakan, Mirzaban, Mazban, Nadhoat, Hashib, Hadhid dan Amr. Merekalah yang disebutkan dalam Quran:
Dan ketika Kami palingkan kepadanya (Muhammad) sekelompok jin mereka mendengarkan Al-Quran (QS. Al- Jin: 1).

Mereka berbaiat kepada Beliau untuk menjalankan puasa, salat, zakat, haji dan jihad. Ini lebih hebat dari yang diberikan kepada Nabi Sulaiman as.”

Perbandingan Rasulullah SAWW dengan Nabi Yahya As.

Orang Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Yahya bin Zakaria as karena diwaktu masih kecil telah diberi hikmah, kebijaksanaan dan pemahaman. Dia menangis tanpa berbuat kesalahan dan dia sentaiasa berpuasa terus menerus.”

Sayyidina Ali AS berkata,“Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAWW telah diberikan sesuatu yang lebih dari itu.Nabi Yahya as hidup pada masa tiada berhala-berhala dan kejahiliahan.

Sementara Muhammad pada masa kecilnya telah diberi hikmah dan pemahaman di tengah penyembah berhala dan syaitan. Beliau sama sekali tidak menyukai berhala, tidak pernah aktif dalam upacara-upacara mereka dan tidak pernah berdusta sama sekali. Beliau senantiasa menyambung puasa dalam seminggu, terkadang kurang dan terkadang lebih. Beliau pernah berkata, “Aku tidak seperti kalian. Aku berada disamping Tuhanku. Dia Yang memberiku makan dan minum.” Beliau selalu menangis sehingga air matanya membasahi tempat salatnya karena takutkan kepada Allah SWT tanpa kesalahan.”.

Perbandingan Rasulullah SAWW dengan Nabi Isa As.

Orang Yahudi berkata,” Lihatlah Nabi Isa bin Maryam as. Mereka meyakini bahwa dia dapat berbicara dalam buaiannya dalam keadaan masih bayi.”

Sayyidina Ali AS berkata,” Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAWW keluar dari perut Ibunya sambil meletakkan tangan kirinya di atas tanah dan tangan kanannya diangkat ke atas. Beliau menggerakkan kedua bibirnya dengan ucapan tauhid. Lalu terpancarlah dari mulutnya cahaya sehingga penduduk Mekah dapat melihat istana-istana Bashrah dan istana-istana merah di negeri Yaman dan sekitarnya, serrta istana-istana putih di Persia dan sekitarnya. Dunia menjadi terang benderang di malam kelahiran Nabi Muhammad SAWW sehingga jin, manusia dan setan ketakutan. Mereka berkata,”Telah terjadi peristiwa besar di muka bumi ini.” Pada malam kelahiran Beliau, para malaikat naik-turun dari langit, bertasbih dan memuji Allah SWT.

Orang Yahudi berkata,”Mereka menyakini bahwa Nabi Isa as telah menyembuhkan orang bisu dan orang yang menderita penyakit belang dengan izin Allah SWT.”

Sayyidina Ali AS berkata,” Ya itu benar. Muhammad telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Beliau telah menyembuhkan orang dari penyakitnya. Ketika Beliau duduk, Beliau bertanya tentang seorang sahabat Beliau lalu para sahabat Beliau berkata,” Ya Rasulullah, dia terkena musibah sehingga dia seperti seekor anak burung yang tidak berbulu.” Kemudian Beliau mendatanginya , ternyata orang itu benar-benar seperti anak burung yang tidak berbulu karena beratnya musibah. Beliau berkata,” Apakah kamu telah meminta sesuatu dengan sebuah doa?”

Dia menjawab,”Ya. Aku pernah berdoa kepada Allah agar segala siksaan yang akan menimpaku di akhirat nanti disegerakan di dunia ini.”

Kemudian Nabi berkata, Bacalah doa ini,”Ya Allah berilah kami di dunia kebaikan dan di akhirat kebaikan, dan jagalah kami dari azab neraka.” Maka orang itu mengucapkannya lalu dia segara bangun dan sehat.

Juga pernah seseorang datang dari Juhainah yang menderita lepra. Dia mengadu kepada Beliau. Lalu Beliau mengambil mangkuk berisi air dan Beliau meludahinya kemudian Beliau berkata,”Basuhlah badanmu dengan air ini!” Orang itu lalu mengerjakannya dan kemudian sembuh seakan-akan tidak terjadi apa-apa.

Orang Yahudi berkata,”Mereka menyakini bahwa Nabi Isa as telah menghidupkan orang yang telah mati dengan izin Allah.”

Sayyidina Ali AS berkata,”Ya itu benar. Sungguh telah bertasbih sembilan kerikil di tangan Nabi Muhammad SAWW suaranya sampai terdengar padahal kerikil itu tidak bernyawa. Beberapa orang yang sudah mati berbicara dengannya dan meminta bantuan darinya dari siksaan kematian. Kamu menyakini bahwa Nabi Isa as berbincang-bincang dengan orang-orang yang sudah mati dan Nabi Muhammad SAWW mempunyai pengalaman yang lebih mengagumkan dari itu. Ketika Beliau singgah di Thaif sementara kaum Thaif memboikot Beliau. Mereka mengirim seekor kambing yang sudah dipanggang dan dicampuri racun lalu kambing itu berbicara,”Wahai Rasulullah, janganlah engkau makan aku karena aku talah diberi racun. Beliau telah di ajak bicara oleh kambing yang sudah disembelih dan dibakar. Beliau juga pernah memanggil pohon lalu pohon itu menghampirinya. Binatang-binatang buas berbicara dengan Beliau dan bersaksi atas kenabian Beliau. Ini semua lebih besar dari yang diberikan kepada Nabi Isa as.”

Orang Yahudi berkata,” Nabi Isa as telah memberitahu kaumnya tentang apa yang mereka makan dan mereka simpan di rumah-rumah mereka.”

Sayyidina Ali AS menjawab, “Itu benar. Nabi Muhammad SAWW telah berbuat sesuatu yang lebih besar dari itu. Kalau Nabi Isa as memberitahu apa yang ada di belakang tembok maka Nabi Muhammad SAWW telah memberi tahu tentang perang Mu’tah, padahal Beliau tidak menyaksikannya dan Beliau menjelaskan tentangnya dan orang-orang yang syahid di sana padahal jarak antara tempat perang dengan Beliau sejauh perjalanan sebulan.”

Akhirnya orang Yahudi itu mengucapkan dua kalimat syahadat dan bersaksi bahwa tiada kedudukan dan keutamaan yang Allah berikan kepada seorang Nabi melainkan Dia berikan juga kepada Rasulullah saw dengan tambahan.

Ibnu Abbas berkata,”Aku bersaksi, wahai ayah al-Hasan, bahwa engkau adalah orang yang sangat dalam pengetahuannya.”

Sayyidina Ali AS menjawab,”Bagaimana aku tidak mengatakan tentang seorang yang Allah sendiri mengagungkannya dalam Al-Qur’an, Sesungguhnya engkau ( al Musthofa SAWW ) memiliki akhlak yang agung.”.

MEMBUKA KONSULTASI PREDIKSI MASA DEPAN LEWAT KARTU TAROT


ASSALAMU ALAIKUM

Sebelum salah kaprah saya akan menjelaskan mengenai prediksi masa depan lewat kartu tarot,yang namanya prediksi hanya sebatas memperkirakan saja,seperti halnya prakiraan cuaca,prakiraan skor bola,dan prakiraan2 lain yang tujuannya untuk memberikan ketepatan dalam meraba dan melihat masa depan, apakah sama persis atau meleset itu semua juga apa kata nanti,yang penting acuannya untuk yang terpenting merencanakan dulu dan mewaspadai kemungkinan2 yang akan terjadi dimasa depan,bukan untuk pasrah bongkotan ( pasrah total : klo menyerah tentunya buat orang tasawuf,akan tetapi kita bukan orang tasawuf dan masih berusaha untuk berencana kedepannya sebagai langkah antisipasi saja)
Kali ini saya akan membuka kesempatan buat pengunjung blog CAHMET yang berminat dan berkeinginan untuk di prediksi masa depannya lewat kartu tarot,khususnya mengenai masalah:
– Asmara,pengen tau kapan ketemu jodohnya,karakter jodohnya,atau juga pengen tau watak si pacar typical baik atau typical senang selingkuh,playboy,cocok atau tidak dengan si DOI ,apakah sampai pada jenjang pernikahan atau tidak dll
– Masalah pekerjaan cocoknya kerja sesuai profesi yang kayak gmana,terus kedepannya gmana
– Masalah karir kedepannya gmana,atau rumah tangga kedepannya gmana,apakah bisa bertahan atau tidak,dan bagaimana cara mengantisipasinya
– Masalah nasib yang akan terjadi dalam setahun nanti
– Masalah usaha apa nyang cocok klo mau buka usaha
– Masalah kesehatan,penyakit apa yang harus diwaspadai,dan makanan apa yang harus diketahui untuk diwaspadai
– Dan semua pertanyaan yang berkaitan dengan kepentingan dalam hidup anda

Terus gmana caranya mbah Arifyanto???

Caranya ,cukup mudah,kirimkan mahar 200 rebu + ongkir 50 rb
Transfer ke rekening bank yang akan saya beritahu lewat sms
Cukup kirimkan ke saya :
– nama lengkap
– nama ibu kandung
– tanggal klahiran
Selama memakai metode ini ,respondensi orang –orang yang telah saya baca lewat kartu tarot,kedepannya 97 % akurat,dan alkhamdulillah bisa mengantisipasi yang terjadi atas masalah yang ada dimasa depan,dan tidak ada hal yang mnyebabkan syirik,karena kita hanya sebatas berusaha,semua juga ATAS IZIN ALLOH.
Setelah saya baca lewat kartu tarot,langsung saya ketik ke computer dan setelahnya saya printer,untuk saya kirim ketempat anda,agar lebih rahasia ,karena mnyangkut privacy anda juga
Lebih jelasnya silahkan hubungi saya di nomer

085731493248

MBAH ARIFYANTO
WASSALAMU ALAIKUM

 

PRIVAT ” DUNIA LAIN”


ASSALAMU ALAIKUM

CAHAYA METAFISIKA,mengadakan privat untuk mengajarkan keilmuan yang ada di TV “DUNIA LAIN :

– Mediumisasi dengan tatacaranya
– Deteksi energy ghoib untuk mengetahui letak demit
– Terawangan
– Cara uka-uka yang aman agar tidak diganggu oleh penghuni ghoib

Privat ini bisa di ikuti oleh siapa saja,pria atau wanita,dengan usia min 17 th,datang langsung atau jarak jauh sama saja

Biaya kena 350 rb ,

mahar khusus 750 rb,bonus ilmu mendatangkan pusaka

Lebih jelasnya hub saya di nomer 085731493248

MBAH ARIFYANTO

WASSALAMU ALAIKUM