PEMBAHARUAN WEB DALAM RANGKA ANTISIPASI PLAGIATOR


Assalamu alaikum

Banyaknya minat dan animo masyarakat tentang keberkahan blog yang masuk di email saya tentang https://cahayametafisika.wordpress.com
Membuat manfaat tersendiri buat orang lain karena masalah problem kehidupan itu adalah adalah rahmat bagi semua,bukan suatu problem atau masalah yang bikin kehidupan tambah ruwet,alkhamdulillah dengan manfaat dari blog yang saya dirikan ini,membuat orang lain mengambil manfaatnya

Disamping itu tak jarang juga ada pihak kompetitor dari pihak lain yang memanfaatkan situasi dalam rangka persaingan tidak sehat ,seperti menfitnah,melakukan penjelekkan
Terhadap admin,boleh boleh saja,Cuma kritikannya harus membangunnya,Cuma tujuannya buat pencemaran nama baik dengan bukti yang tidak jelas,saya langsung hapus karena saya gak ada kepentingan atau gak pernah berbuat hal yang merugikan dengan si pelaku,malah saya yang dirugikan dengan cara pelaku men copy paste artikel diblog ini tujuannya hanya sekedar cari nama biar terkenal selanjutnya mengambil keuntungan dari itu semua
Ada juga tuduhan ke admin dengan sebuah fitnah telah melakukan penipuan dsb
Ya itu saya anggap cobaan saya buat berbuat kebaikan,karena untuk berbuat kebaikan itu rasanya susahnya minta ampun,banyak hal2 yang bikin amal ibadah yang kita lakukan bisa hangus begitu saja,untuk itu bagi siapapun yang berbuat kebaikan harus siap2 dengan kendala yang ada dilingkungan,missal habis nolong orang di blakang hari di pentung,dihina,difitnah,dicaci maki,karena itu semua adalah nilai ujian bagi kita semua,karena berbuat jelek itu mudah begitu cepat terjadi,tapi soal kebaikan susahnya minta ampun.itulah godaan orang yang menempuh jalan kebenaran
Bagi yang tidak kuat iman akan mudah terpengaruh dengan orang orang yang berbuat fitnah,dia akan mempercayai begitu saja dengan orang2 yang berbuat fitnah,karena fitnah itu bisa bikin orang menuai badai dalam segala hal,sebagaimana fitnah itu lebih keji daripada pembunuhan

Di sini ada orang bernama ER TJO yang sering menebar fitnah buat penghuni Cahmet
Sebenarnya ER tjo ini adalah orang yang hanya menyimak artikel artikel yang ada diblog –blog orang lain yang biasa tampil namun setelah lambat laun dia menggunakan artikel2 orang lain untuk dia posting ke akun face book hanya untuk cari nama,lalu di pakai untuk mencari keuntungan,saya udah melayangkan langkah teguran ke ER TJO untuk tidak mencopas artikel dari cahaya metafisika agar lebih menggunakan jalur bermartabat untuk izin copy paste,namun langkah ini tidak dia gubris,dia akhirnya melakukan maneuver serangan ke saya dengan menfitnah banyak hal agar nama saya jatuh

Ini dah biasa di Negara ini,gak hanya lagu saja yang dijiplak,hak kekayaan orang lain juga dijiplak,biasalah persaingan di Negara ini memang banyak cara buat menjatuhkan seseorang,ER TJO ini cukup pintar dengan menyuruh seseorang atau membayar seseorang yang loyal sama dia dengan membuat kesaksian palsu dibanyak grup FB untuk menjatuhkan saya,dan itu dikerjakan sesuai imbalan yang telah disepakati,aksinya selalu melakukan upaya penyusupan ke berbagai web,konten grup Fb dll,hanya sekedar menjatuhkan nama saya agar nama saya tercemar,supaya gaka ada yang percaya sama saya,yang paling parah adalah pengakuan FRAN DWI anak buah ERTJO yang mengaku kena tipu senilai 2,5 juta  mengenai uang balik,padahal secara nyata saya gak pernah buat uang balik,dan mengajarkan uang balik,ini adalah kerjaan orang-orang non muslim kenapa non muslim karena saya dah periksa akun  FRAN DWI ini adalah dari agama (…….)yang berani sumpah sumpah atas nama Alloh,padahal nama Alloh itu berlaku hanya untuk muslim,sama oknum non muslim yang bernama FRAN DWI ini  disalah gunakan untuk membenarkan persaksian palsu untuk menjatuhkan nama saya,ini adalah gaya persaingan gak sehat yang digunakan ER TJO  untuk mencari keuntungan,sudah mencopas karya orang lain plus melakukan manuver serangan balik dengan menfitnah orang lain secara terus menerus agar jatuh.

Karena ER TJO ini adalah seorang non muslim kenapa non muslim karena hampir semua akun FB berisi fitnahan tentang saya,seharusnya seorang muslim mengerti hukum berbohong dan menfitnah orang lain itu haram,dan klo dia seorang muslim gak perlu melakukan pencurian artikel orang lain tanpa izin buat memperindah akun website nya dan berupaya melakukan pencemaran nama baik terus menerus tanpa kendali , dia juga pandai memanfaatkan situasi yang ada dalam naungan islam sebagai upaya illegal untuk mencari keuntungan,memanfaatkan artikel copas sana copas sini hanya untuk mengeruk keuntungan pribadi,namun sayang bagi orang yang terlalu percaya akan berakibat sebuah masalah yang tak kunjung selesai,karena bagaimanapun mengamalkan amalan tanpa izin hasilnya juga tidak berkah,banyak mudhorotnya
Dan apapun yang dituduhkan oleh ER tjo tentang penipuan ,saya akan ganti rugi bagi yang kena tipu,asal harus datang ke tempat praktek saya di Surabaya dan harus disertakan resi serta barang atau sarana apa aja yang telah didapat dari saya ,klo gak terbukti anda akan saya bawa ke kantor polisi buat mempertanggung jawabkan seluruh apa yang anda tuduhkan kepada saya,karena ini menyangkut perihal nama baik seseorang.

Dan disini saya berniat untuk berupaya menjalin persaudaraan,mohon maaf jika buat saudara ER TJO saya membuka latar belakang anda di sini,karena saya sendiri juga melakukan pembelaan atas apa yang anda tuduhkan kepada saya dan diblog ini
Alangkah terpuji sifat anda jika anda memuat artikel orang lain harus lewat izin dulu
Memakai etika yang baik,agar kelihatan bermartabat,tunjukkan pada dunia bahwa kita orang Indonesia lebih bertabat untuk lebih menjunjung tinggi nilai adab sopan santun

Karena artikel yang ada diblog ini sudah ada izin dari guru2 saya,ustadz saya dan orang lain yang saya mintai ijazahnya untuk ditampilkan diblog ini,saya juga waktu usia muda banyak menghabiskan waktu untuk blajar suatu keilmuan dan untuk memperoleh ijazah dari seorang ulama,kyai,ustadz juga sulit perlu waktu berhari hari perlu waktu,tenaga ,biaya yang gak sedikit,intinya amalan yang saya share disini sudah saya buat agar anda lebih ringan buat mengerjakannya itupun tujuannya buat kebaikan orang lain,saya hanya menjadikan pengetahuan saya sebagai ladang amal,adapun cara pengisian pengijazahan ilmu saya sudah ada ijazah khusus dari guru saya,dan tidak asal2an,karena walau setetes minyak dalam kapas ,itu adalah symbolic bahwa ilmu yang kita plajari hanya setetes saja yang sedikit diberikan oleh Alloh SWT yang kemudian diteteskan pada kemurnian kapas,karena kapas adalah symbolic hati kita yang sebenarnya putih bersih,alangkah baiknya jika hati yang bersih itu di isi dengan bermacam tetesan ilmu yang bermanfaat,jadi bukan lewat minyak botolan yang banyak,karena terus terang 1 tetes minyak saya beli hanya sebagai sarana pembuka hijab
Jadi cara pengisian tiap perguruan dimanapun berbeda dengan yang lain,karena itu sebuah tradisi yang memiliki nilai symbolik

Sebagai langkah antisipasi untuk selanjutnya,saya akan bikin artikel amalan yang sudah saya proteksi dengan sandi,dan dengan format pengijazahan langsung atau dengan nomer kode acak,
Klo di web kang RRK(RAJA RIZAL KELAYANG) webnya didaftarkan di notaris,jadi misal klo ada yang copas secara illegal maka orang yang ambil artikel atau meniru paksa sama persis dengan apa yang di ijazahkan oleh RRK ,maka sebagai owner  RRK lebih berhak langsung mencatut seorang oknum yang bersangkutan itu ke pihak berwajib untuk diperkarakan ke pengadilan karena ini berkaitan dengan hak kekayaan intelektual seseorang.saya sebenarnya mau melakukan hal itu seperti apa yang dilakukan oleh kang RRK,karena niat buat kebaikan untuk umum maka saya gak bisa mlakukannya,tapi untuk mengantisipasi hal ini maka saya akan lakukan cara :kode acak,pengijazahan langsung dan lewat sandi

Tujuannya agar amalan yang diblog cahmet ini gak mudah di copy paste oleh orang lain untuk selanjutnya diperjual belikan atau sarana memperindah website-nya,untuk itu soal sandi ataupun yang berbau kode acak,silahkan menghubungi saya ,lewat email….GRATIS……syaratnya jadi anggota dulu

1) lampirkan pas foto
2) tanggal lahir dan tahun
3) nama lengkap
4) no telp

dengan ini juga saya akan membuka pendaftaran anggota bagi yang berminat gabung,ke anggotaan gratis,tanpa dipungut biaya
bagi yang identitasnya gak jelas,maka data saya nyatakan invalid

BAGI SIAPA SAJA YANG IRI DENGKI GAK SUKA DENGAN KEHADIRAN ADMIN SEPERTI SAYA DAN WEBSITE CAHAYA METAFISIKA,LEBIH BAIK
BUKA BUKA KITAB AL QUR’AN DAN HADIST SAJA,BIAR PENGETAHUAN ANDA LEBIH LUAS DARIPADA MEMUSUHI SAYA,YANG SAYA SENDIRI GAK PERNAH BERTEMU DENGAN ANDA,GAK MENGENAL ANDA ,DAN SAYA GAK ADA NIATAN BENCI KEPADA ANDA,SAYA DISINI HANYA MENJALIN…..PER…SAU…DA…RA…AN

Salam persaudaraan

MBAH ARIFYANTO

ASMAK SUNGAI RAJA NUR MUKHAMMAD


ASMAK SUNGAI RAJA NUR MUKHAMMAD

Assalamu alaikum

Alkhamdulillah telah di ijazahkan kepada saya asmak ASR NUR MUKHAMMAD dari guru saya sendiri yang masih berdomisili di area wilayah Surabaya,maklum guru saya adalah jebolan dari ponpes terkenal di pulau jawa,yang insya Alloh ada 4 versi dari ASR ini sanad dan pengijazahannya jelas ,ASR ini adalah ASR dari kekaramatan Syekh hasan Assadzilli R.A,banyak para syeukhona yang mengamalkan ASR ini,Cuma sayang gak banyak di ijazahkan kepada kita sebagai penghuni akhir zaman buat kemaslahatan ummat ,namun dari ijazah yang saya terima dah saya uji cobakan ke saya sendiri dan banyak murid / teman

Alhasilnya hasilnya pun mengagumkan,amalan ASR ini saya ijab qobul dengan mahar 10 juta dengan guru saya ,maklum nominal uang yang  saya keluarkan buat mendapatkan ijazah sangat banyak bukan terbuat dari daun ,tetapi dari uang simpanan pribadi buat mendapatkan ilmu agar bermanfaat buat semua, alkhamdulillah

Manfaat dari ASRNM antara lain atas izin Alloh,insya Alloh berguna untuk:

- ketentraman hati dan ketentraman rumah tangga,insya Alloh dihindarkan dari penyakit hati:iri dengki ,dll
– membuka kasyaf bathin
– bisa mengobati orang baik secara manual ataupun otomatis
– mendengarkan tabiat alam sekitarnya
– kmajuan dalam hidup baik karir ataupun apa saja
– menahan amarah seseorang
– memiliki daya bathin tinggi
– untuk pekerjaan atau apa saja insya Alloh langgeng
– dikuatkan kepekaan bathin melihat yang nyata serta ghoib,untuk mengetahui seluk beluk orang apakah seseorang ini nipu atau nggak
– bias mendengarkan suara bathin
– mengeluarkan sedulur 5 buat segala hajat
– meningkatkan nilai ibadah dn ketaqwaan
– kelancaran rezeki
– dibuka jalan rezeki buat melunasi hutang hutang secara tiba-tiba,insya Alloh
– kanzul hasanah (mendeteksi derajat keimanan orang)
– dan lain lain gak saya sebutkan satu persatu

amalan ini bisa diamalkan buat siapa saja,khususnya buat muslim saja yang berhak,karena buat menambah keimanan dalam beribadah kepada Alloh

amalan ASRNM ini butuh penyelarasan dan butuh pengijazahan tentunya ada mahar buat membuka kasyaf asal ilmu ini,monggo jika berminat

hubungi saya di :085731493248

salam persaudaraan

Mbah arifyanto

MINYAK PENGASIHAN PELET AJIAN JARAN GOYANG


ASSALAMU ALAIKUM

580602_323918021050786_2127930458_n
MINYAK INI ADALAH HASIL KARYA BATHIN YANG SENGAJA SAYA BUAT UNTUK MEMUDAHKAN BAGI ANDA YANG PENGEN MENGGAET SESEORANG YANG ANDA IDAMKAN,CUKUP OLESKAN DI BAJU,TANGAN ATAU MUKA WAJAH BIAR DAYA MAGNETIS MINYAK INI BERJALAN DENGAN CEPAT UNTUK MENGGAET PASANGAN YANG AKAN ANDA TUJU

MINYAK INI COCOK JUGA BUAT ANDA YANG BEKERJA DI DUNIA MALAM ATAU DUNIA KUPU-KUPU MALAM,BIAR LARIS MANIS BANYAK YANG JADI LANGGANAN ANDA

2 GRAM :250 RB
5 GRAM : 500 RB

berminat silahkan telp / sms di:085-731-493-248

MBAH ARIFYANTO

PRODUK PRODUK HASIL TIRAKAT


ASSALAMU ALAIKUM

Berikut ini adalah benda benda bertuah hasil olah tirakat,puasa dan wirid,alkhamdulillah atas ridlo dan maunah dari Alloh
 dapat saya persembahkan khusus bagi anda yang berminat untuk memperolehnya,

- MUSTIKA KLEWER PENGASIHAN-PELARISAN

IMG00350-20130103-1556

Lewat perantara media ini insya Alloh memiliki fungsi untuk:
– pelarisan usaha
– pegangan buat sales door to door
– menambah relasi langganan perdagangan
– tuah pengasihan tinggi dan menambah pancaran aura wajah
– tuah aura klewer ini mampu bikin aura pengasihannya memancar,disukai banyak orang dijauhkan dari orang orang yang berniat benci,iri atas usaha anda
– cocok bagi anda yang bekerja dikantor biar disukai bos,teman sekantor
– bisa dipakai buat media pelet lawan jenis
– untuk menambah kekuatan fisik
– agar kuat dalam berhubungan suami istri
– sarana ini sangat cocok buat anda yang pengen banyak teman dan dijauhkan dari segala bentuk teman-teman yang mencoba mengkhianati anda.
– Insya Alloh dapat mendatangkan jodoh buat yang lagi jomblo
– Menghilangkan kuper (kurang pergaulan)

Mahar Rp.500.000

MINYAK RU’YAH DAN RUWATAN

IMG00352-20130103-1729

ALkhamdulillah saya telah merampungkan kinerja tuah dari minyak yang digunakan untuk membersihkan sangkal-sangkal yang ada dalam jiwa dan raga seseorang,sekaligus pembersihan dari dalam tubuh atas khodam2 keilmuan yang bikin hidup ruwet dan susah akhirnya Berakibat susah dalam jalan kerezekian banyak hutang,sering ditipu orang,lambat jodoh,memiliki kebiasaan buruk,latah,onani,marah2,dll karena pengaruh khodam dan energi negative dalam tubuh atau pengaruh khodam dari warisan leluhur yang gak bias merwat ,karena khodam2 itu murni untuk menyusahkan kehidupan manusia Agar manusia lebih tersesat lagi dalam menghadapi hidup,penggunaan minyak ini dipakai selama 30 hari ,caranya tetesin ke kapas sebanyak 1 tetes lalu celupin ke bak mandi,setelah itu guyurkan ke badan,sebelumnya mandi biasa dahulu,keramas dan pake sabun,setelahnya guyurkan minyak itu ke badan,tiap tetesan usahakan penggunaan tiap 1x dalam sehari

Mahar Rp.350.000

“CINTAILAH PLODUK – PLODUK DALAM NEGERI BUATAN ASLI KARYA ORANG INDONESIA”

demikian hal yang dapat saya sampaikan mudah-mudahan ada hal yang bermakna dalam penyampaian ini,atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih

WASSALAMU ALAIKUM

ajian semar putih


asalamu’alaikum wr.wb.
salam ta’dzim buat pemangku blog mbah arifyanto, seluruh bolo cahmet yang di rahmati Alloh dan
seluruh pembaca di manapun anda berada…
ajian semar mesem, semar putih, semar nangis dll adalah ajian klasik
original tanah jawi yang sudah sangat mashur dan terbukti keampuhanya.
pada kesempatan yang berbahagia ini
ini saya ijazahkan ilmu semar putih
yang insyalloh biidznillah berfungsi buat asihan penundukan dll hanya dengan senyuman sang pujaan hati
akan takluk cinta kasih kpd kita.

ajian semar putih
ingsun amatek ajiku si semar putih
ndong ndong kolendong
ono semar arep ngendong
sopo arane si semar putih
kang kinasihan dening Alloh
guru lutut ratu kangen
dewo welas dewo asih
asih sijabang bayi…..(nama target/wong sabuana)
asih kedanen ingsun
asih saking kersane gusti Alloh
berkah kalimat laailaaha illalooh muhammadurrosuululloh

syarat puasa mutih 7 hari 7 malam 3hari 3 malam atau bila belum mampu 7hari seperti puasa romadhon
dimulai hari kelahiran selama puasa mantra dibaca sebanyak2nya.
pantangan ajian ini adalah melihat wayang semar waktu goro goro.

cara penggunaan cukup di baca ketika mau berangkat dari rumah..
ajian ini juga bagus juga di gunakan mempermudah
kita dalam pergaulan agar kita mudah mendapat kawan dalam pergaulan.

semoga bermanfaat

maz Ahmad
081902972033

PEMIMPIN WANITA DI SYURGA


Assalammualaikum wr. wb.

Saya ada artikel buat poro sedulur Cahaya Metafisika, Silahkan di Posting ya mbah…semoga bermanfaat buat kita semua…

PEMIMPIN WANITA DI SURGA

By. Ki Cantrik

Ki.Cantrik@gmail.com

Fatimah AZ-Zahra a.s.

Riwayat Hidup

Di antara anak wanita Rasulullah s.a.w, Fathimah Az-Zahra a.s, merupakan wanita paling utama kedudukannya. Kemuliannya itu diperoleh sejak menjelang kelahirannya, yang didampingi wanita suci sebagaimana yang diucapkan oleh Khadijah:

“Pada waktu kelahiran Fartimah a.s, aku meminta bantuan wanita-wanita Quraish tetanggaku, untuk menolong. Namun mereka menolak mentah-mentah sambil mengatakan bahwa aku telah mengkhianati mereka dengan mendukung Muhammad. Sejenak aku bingung dan terkejut luar biasa ketika melihat empat orang tinggi besar yang tak kukenal, dengan lingkaran cahaya disekitar mereka mendekati aku. Ketika mereka mendapati aku dalam kecemasan salah seorang dari mereka menyapaku: ‘Wahai Khadijah! Aku adalah Sarah, ibunda Ishhaq dan tiga orang yang menyapaku adalah Maryam, Ibunda Isa, Asiah, Putri Muzahim, dan Ummu Kultsum, Saudara perempuan Musa. Kami semua diperintah oleh Allah untuk mengajarkan ilmu keperawatan kami jika anda bersedia”. Sambil mengatakan hal tersebut, mereka semua duduk di sekelilingku dan memberikan pelayanan kebidanan sampai putriku Fatimah a.s lahir.”

Meningkat usia 5 tahun, beliau telah ditinggal pergi ibunya. Secara Tidak langsung beliau mengantikan tempat ibunya dalam melayani, membantu dan membela Rasulullah s.a.w, sehingga beliau mendapat gelar Ummu Abiha (ibu dari ayahnya). Dan dalam usia yang masih kanak-kanak, beliau juga telah dihadapkan kepada berbagai macam uji coba. Beliau melihat dan meyaksikan perlakuan keji kaum kafir Quraish kepada ayahandanya, sehingga seringkali pipi beliau basah oleh linangan air mata kerana melihat penderitaan yang dialami ayahnya.

Ketika Rasulullah pindah ke kota Madinah beliau ikut berhijrah bersama ayahnya. Selang beberapa tahun setelah hijrah tepat pada tanggal 1 dzulhijjah, hari jum’at, tahun 2 Hijrah, beliau menikah dengan Ali bin Abi Thalib.

Dari pernikahannya suci yang diberkati oleh Allah SWT, beliau dikaruniai dua orang putra; Hasan dan Husein serta dua orang putri, Zainab dan Ummi Kaltsum, mereka semua terkenal sebagai orang yang sholeh, baik dan pemurah hati.

Fathimah bukan hanya seorang anak yang paling berbakti pada ayahnya, tapi sekaligus sebagai seorang istri yang setia mendampingi suaminya disegala keadaan serta sebagai pendidik yg telah berhasil mendidik anak-anaknya.

Masa-masa indah bagi beliau adalah ketika hidup bersama Rasulullah s.a.w. Beliau mempunyai tempat agung disisi Rasulullah sehingga digambarkan di kitab Thabari Hal. 40, Siti Aisah berkata: “Aku tidak melihat orang yang pembicaraannya mirip dengan Rasulullah s.a.w seperti Fathimah as. Apabila datang kepada ayahanya, beliau berdiri, menciumnya, menyambut gembira dan mengiringnya lalu didudukkan di tempat duduk beliau. Apabila Rasulullah datang kepadanya, ia pun berdiri menyambut ayahandanya dan mencium tangan beliau s.a.w”.

Tidak heran, jika setelah kepergian baginda Rasulullah, beliau sangat sedih dan berduka cita, hatinya menangis dan menjerit sepanjang waktu. Namun perlu diketahui bahwa kesedihan dan tangisannya itu bukanlah semata-mata kehilangan Rasulullah s.a.w tapi juga beliau melihat kelakukan umat sesudahnnya yang sudah banyak menyimpang dari ajaran ayahnya, dimana penyimpangan itu akan membawa kesengsaraan bagi kehidupan mereka.

Sejarah mencatat bahwa Sayyidah Fathimah Az-Zahra a.s setelah kepergian Rasulullah s.a.w tidak penah terlihat senyum apalagi tertawa. Sejarah juga mencatat bahwa antara beliau dengan khalifah pertama dan kedua terjadi perselisihan tentang tanah Fadak dan tentang masalah lainnya. Menurut Sayyidah Fathimah a.s tanah itu adalah hadiah dari ayahnya untuk dirinya, namun khalifah berkata: “Bahwa nabi tidak meninggalkan sesuatu dari keluarganya, sedangkan warisan nabi berubah statusnya menjadi sedekah yang digunakan untuk kemaslahatan kaum muslimin”.

M.H. Shakir berbependapat: “Wafat Rasulullah s.a.w sangat mempengaruhinya, ia sangat sedih, berduka dan tangis hatinya memekik sepanjang masa. Sayang sekali, setelah wafat nabi, pemerintah mengambil alih tanah fadak dan menyerahkannya sebagai milik negara”.

Kehidupan Fathimah az-Zahra a.s, wanita agung sepanjang masa adalah kehidupan yang diwarnai kesucian, kesederhanaan, pengabdian, perjuangan dan pengorbanan bukan kehidupan yang diwarnai kemewahan yang ramah dan lembut.

Fathimah hanya hidup tidak lebih dari 75 hari setelah kepergian ayahnya. Pada tanggal 14 Jumadil Ula, tahun 11 Hijriyah wanita suci, wanita agung dan mulia sepanjang masa, menutup mata dalam usia yag relatif muda yaitu 18 tahun.

Namun sebelum wafatnya beliau mewasiatkan keinginan kepada Imam ali as yang isinya:

1. Wahai Ali, engkau sendirilah yang harus melaksanakan upacara pemakamanku.

2. Mereka yang tidak membuat aku rela/ridha, tidak boleh menghadiri pemakamanku.

3. Jenazahku harus dibawa ke tempat pemakaman pada malam hari.

Fathimah Az-Zahra ,” Putri bungsu Rasulullah sa.w, telah tiada. Tidak ada ungkapan yang mampu mengambarkan keagungan Fathimah Az-Zahra yang sebenarnya. DR. Ali Syariati memberikan komentar tentang Fathimah: ” Saya akan bangga dan hendak mengatakan , “Fathimah a.s adalah putri Khadijah yang besar”. Saya rasa itu bukan Fathimah a.s. Saya hendak mengatakan,” Fathimah a.s adalah putri Rasulullah s.a.w. Saya rasa itu bukan juga Fathimah. Saya hendak mengatakan, “Fathimah a.s adalah istri Ali. Saya rasa itu juga bukan Fathimah A.s. Saya hendak mengatakan Fathimah a.s adalah ibunda Zainab. Saya masih merasa itu bukan Fathimah a.s. Tidak, semua itu benar tetapi tak satupun yang menggambarkan Fathimah a.s yang sesungguhnya. “Fathimah a.s adalah Fathimah a.s.”

Abu Sai’d al-Khudri berkata: “Pada suatu hari Ali AS berkata bahwa beliau AS berasa amat lapar. Beliau AS kemudian meminta Fatimah AS menyediakan makanan. Fatimah AS bersumpah bahwa tidak ada makanan yang tinggal untuk menghilangkan kelaparan Ali AS. Imam Ali AS bertanya mengapa Fatimah AS tidak memberitahukan kepadanya bahwa di rumah mereka sudah tidak ada makanan lagi. Fatimah AS menyatakan bahwa dia merasa malu untuk menyatakan perkara itu, dan dia juga tidak mau menuntut apa-apa dari Imam Ali AS. Imam Ali AS keluar dari rumah dengan rasa tawakal kepada Allah SWT. Beliau AS meminjam uang sebanyak satu dinar dengan hasrat untuk membeli makanan untuk penghuni rumahnya. Dalam perjalanan pulang, beliau bertemu Miqdad ibn Aswad sedang terbaring di atas jalan pasir yang panas terik oleh sinar matahari yang membakar. Miqdad kelihatan sedih dan muram. Lalu Imam Ali AS bertanya kepadanya apa yang terjadi tetapi dia enggan menyatakan perkara yang berlaku kepada Imam Ali AS. Tetapi akhirnya dia menyatakan juga rahasia itu dan berkata:

“Wahai Abul Hasan! Aku bersumpah bahwa ketika aku keluar rumah tadi, penghuni rumahku berada di dalam kelaparan yang amat sangat. Anak-anakku kelaparan dan aku tidak sanggup menonton keadaaan mereka menangis itu. Lalu aku meninggalkan mereka, dan berusaha mencari jalan untuk mengatasi masalah tersebut.”

Air mata Ali AS jatuh bercucuran dan mengenai janggutnya apabila mendengar kisah tersebut. Ali AS berkata kepadanya: ” Aku bersumpah bahwa aku juga mengalami keadaan yang sama seperti engkau.”

Ali AS lalu menyerahkan uang yang dibawanya kepada Miqdad. Ali AS kemudian pergi ke masjid di mana pada ketika itu Nabi S.A.W sedang shalat. Ali AS bershalat di tempat suci itu, dan selepas selesai menunaikan kewajibannya, beliau AS menemui Nabi S.A.W di pintu masjid. Rasulullah S.A.W bertanya Ali AS tentang makanan apa yang akan dia siapkan untuk makam malam karena Nabi S.A.W hendak ikut makan malam di tempat putrinya..

Ali AS tunduk dan tidak berkata apa-apa. Beliau AS tidak tahu apa yang harus dikatakan. Kelihatannya Rasulullah S.A.W tahu tentang kisah uang satu dinar itu. Telah diwahyukan kepada Nabi Muhammad S.A.W bahwa hendaklah beliau S.A.W bersama Ali AS pada petang itu.” Mengapa anda tidak berkata sesuatu?,” tanya Nabi Muhammad S.A.W. Ali AS dengan menjawab:” Diriku di tanganmu.”

Nabi Muhammad S.A.W memegang tangan Ali AS dan dua orang yang agung ini berjalan bersama-sama ke rumah Fatimah AS. Apabila sampai di sana, Fatimah AS baru selesai menunaikan kewajibannya (solat), dan di atas tungku ada satu periuk masakan sedang di masak dan ketika ia sedang mendidih. Fatimah AS kemudian keluar apabila mendengar bunyi tapak kaki ayahnya datang dan menyambut kedatangan mereka. Nabi S.A.W mengucapkan salam dengan lembut.” Semoga Allah SWT memberi rahmat ke atas kamu berdua, dan semoga kamu dapat menyediakan kami hidangan makan malam!” sambung Rasulullah S.A.W.

Fatimah AS mengambil periuk tersebut dan meletakkan di hadapan ayahnya S.A.W dan suaminya, Ali AS, yang terkejut dan bertanya isterinya bau makanan yang lezat di dalam periuk itu. Fatimah AS berkata:” Adakah anda marah dengan memandangku dengan pandangan yang demikian! Adakah aku telah melakukan sesuatu yang salah menyebabkan aku layak menerima kemarahanmu!?”

Ali AS berkata:” Mengapa tidak? Semalam engkau bersumpah bahwa engkau tidak mempunyai sedikit makanan pun untuk kita hidup selama beberapa hari! Apa artinya ini semua?” Dengan memandang ke langit Fatimah AS menyambung:” Tuhanku yang berkuasa ke atas langit dan bumi akan menjadi saksi bahwa apa yang akan aku katakan ini adalah benar.”

Ali AS menambah:” Wahai Fatimah! Sudikah engkau menyatakan kepada kami kisah sebenarnya. Sudikah engkau dengan jujur menyatakan kepada kami siapakah yang mengantarkan hidangan yang lazat ini yang menjadi makanan kita!”

Rasulullah S.A.W dengan lembut meletakkan tangannya ke atas bahu Ali AS dan berkata:” Wahai Ali! Semua sebenarnya ini adalah anugerah dari Allah SWT karena kemurahan yang kamu tunjukkan ketika memberikan uang dinar tersebut.

“…Sesungguhnya Allah memberikan (rezeki) apa yang dikehendakiNya tanpa hisab.”(Ali-Imran:37)

“Dan apabila Zakaria masuk untuk menemui Maryam di mihrabnya, dia mendapati makanan di sisinya.” (Ali-Imran:37)[Bihar al-Amwar, Jilid 43, hlm.59-61; Amali Tusi, Jilid 2, hlm.228-230]

Fatimah al-Zahra as adalah puteri Rasulullah SAW. Ibunya Khadijah adalah isteri Rasulullah S.A.W yang pertama dan amat dikasihinya. Tentang Khadijah, Rasulullah S.A.W pernah bersabda yang bermaksud: “Empat wanita yang terbaik ialah Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, Maryam binti Imran, dan Asiah binti Muzahim isteri kepda Firaun.” [Muhibuddin al-Tabari, Dhakha’ir al-Uqba fi Manaqib Dhawi al-Qurba, hl.42; Al-Hakim alam al-Mustadrak, Juzuk 3, hlm.157].

Fatimah AH mempunyai nama-nama timangan seperti Ummal Hasan, Ummal Husayn, Ummal Muhsin, Ummal A’immah dan Umma Abiha [Bihar al-Anwar’ Juzuk 43, hlm.16]

Rasulullah SAW menggelarkannya Fatimah sebagai “Ummu Abiha” bermaksud ibu kepada ayahnya. Ini kerana Fatimah sentiasa mengambil berat tentang ayahandanya yang dikasihi itu. Selain daripada itu gelaran-gelaran lain ialah Zahra, Batul, Siddiqah Kubra Mubarakah, Adhra, Tahirah, dan Sayyidah al-Nisa [Bihar al-Anwar, Juzuk 43, hlmn.16]

Fatimah dilahirkan pada 20 Jamadil Akhir di Mekah yaitu pada Hari Juma’at, tahun kelima selepas kerasulan Nabi Muhammad S.A.W [Manaqib Ibn Shahrashub, (Najaf), Juzuk 3, hlm.132; al-Kulaini, al-Kafi; Misbah al-Kaf’ami; Syeikh al-Mufid, Iqbal al-Amal]. Tempat beliau dilahirkan ialah di rumah ayahanda dan ibundanya iaitu Rasulullah S.A.W dan Khadijah al-Kubra. Beliau AH wafat pada tahun ke-11 hijrah iaitu selepas enam bulan kewafatan ayahandanya Rasulullah S.A.W [al-Bukhari, Sahih, Juzuk 5, Hadith 546]

Kelahiran Fatimah amat menggembirakan Rasulullah SAW. Beliau bersabda tentang Fatimah : ” Dia adalah daripadaku dan aku mencium bau syurga dari kehadirannya.”[Kasyf al-Qummah, Juzuk 2, hlm.24].

Mengapa diberikan Nama Fatimah? Menurut Imam Ali al-Ridha AS nama “Fatimah” diberikan oleh Rasulullah S.A.W Fatimah dan para pengikutnya terpelihara dari api neraka. Imam Ja’far al-Sadiq AS berkata: ” Rasulullah S.A.W bersabda kepada Ali AS: Tahukah kamu nama mengapa nama Fatimah diberikan kepadanya? Ali menjawab: Mengapa dia diberikan nama itu? Dia (Rasulullah S.A.W) bersabda: Kerana dia dan shiahnya akan diperlihara dari api neraka.”

Ketika masih berumur dua tahun Fatimah turut bersama-sama ayahanda dan bundanya di perkampungan Shi’bi Abi Talib kerana di boikot oleh masyarakat Mekah. Kemudian pada tahun ke sepuluh kerasulan, bundanya Khadijah pula meninggal dunia. Peristiwa ini menjadikan Fatimah banyak bergantung hidup kepada ayahandanya Muhammad Rasulullah S.A.W.

Dalam peristiwa hijrah ke Madinah, Fatimah bersama-sama dengan rombongannya iaitu Fatimah binti Asad bin Hashim iaitu ibu kepada Imam Ali AS, Fatimah binti al-Zubair bin Abdul Muttalib,Fatimah binti Hamzah, dan juga Ayman dan Abu Waqid al-Laithi berhijrah ke Madinah. Rasulullah S.A.W telah sampai dahulu di Quba, Madinah. Sebelum meninggalkan Mekah Rasulullah S.A.W telah mengarahkan Ali bin Abi Talib supaya menyusul bersama keluarganya kemudian. Justru rombongan hijrah tersebut diketuai oleh Ali bin Abi Talib AS.

Fatimah termasuk dalam Ahlul Bayt Rasulullah S.A.W sebagaimana yang dinyatakan dalam ayat al-Tathir dalam surah al-Ahzab: 33. Dalam Surah Al-Ahzab:33 bermaksud:

“Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan kalian daripada kekotoran (rijsa), wahai Ahlul Bayt dan menyucikan kamu sebersih-bersihnya.”

Ayat di atas mengisahkan Hasan dan Husayn AS sedang dalam keadaan sakit. Rasulullah S.A.W dengan beberapa orang sahabat menziarahi mereka. Rasulullah S.A.W mencadangkan kepada Ali AS bernazar kepada Allah SWT bahawa dia dan keluarganya akan berpuasa selama tiga hari apabila anak mereka sembuh dari penyakit tersebut. Ali, Fatimah, dan pembantu mereka, Fizzah bernazar kepada Allah SWT. Apabila Hasan dan Husayn AS sembuh, mereka pun berpuasa. Pada waktu berbuka datang seorang pengemis meminta makanan kepada mereka. Pada hari itu mereka hanya berbuka dg seadanya saja. Keesokan harinya datang seorang anak yatim meminta makanan daripada mereka pada waktu berbuka dan sekali lagi mereka hanya berbuka dengan air sahaja. Pada hari ketiga, datang pula seorang tawanan perang meminta makanan. Selepas memberikan makanan, Ali membawa anak-anaknya ke rumah Rasulullah S.A.W. Rasulullah S.A.W berasa sedih melihat keadaan cucunya itu. Ali AS membawa Rasulullah S.A.W ke rumah mereka. Sampai di sana Rasulullah S.A.W. melihat Fatimah sedang berdoa dengan keadaan yang amat lemah. Rasulullah S.A.W berasa amat sedih. Turun malaikat Jibril berkata kepada beliau S.A.W,” Wahai Muhammad ambillah dia (Fatimah). Allah memberikan tahniah pada Ahl Bayt kamu.” Lalu Jibril membacakan ayat tersebut.[Al-Hakim al-Haskani, Shawahid al-Tanzil, jld.II, hlm.298; al-Alusi, Ruh al-Ma’ani, jld.XXIX, hlm.157; Fakhur al-Razi, Jild.XIII, hlm.395]

Rasulullah S.A.W bersabda yang bermaksud:

” Fatimah adalah sebahagian daripadaku. Barang siapa yang membuat dia marah, akan membuat aku marah.” [a-Bukhari, Jilid II, hlm.185]

Imam Ali al-Redha AS berkata bahawa Rasulullah S.A.W bersabda bermaksud:

” Hasan AS dan Husayn AS adalah makhluk yang terbaik di dunia selepasku dan selepas bapa mereka (Ali AS) dan ibu mereka (Fatimah AS) adalah wanita yang terbaik di kalangan semua wanita.”[Bihar, Jilid 43, hlm. 19 dan 20]

Dari Imam Ali AS dari Rasulullah S.A.W berkata kepada Fatimah AH bermaksud:

“Sesungguhnnya Allah marah kerana kemarahanmu dan redha kerana keredhaanmu.” [Mustadrak al-sohihain, juzuk 3, hlm152]

Dari Aisyah berkata bahawa:

” Tidak pernah aku melihat seorang pun yang lebih benar dalam berhujah daripadanya melainkan ayahnya (Rasulullah S.A.W).”[Mustadrak al-Sohihain, Juzuk 3, hlm.160]

Al-Bukhari meriwayatkan sebuah hadith dari Aisyah berkata bahawa Rasulullah S.A.W bersabda:

“…..Tidakkah engkau redha (wahai Fatimah) bahawa engkau adalah saidati-nisa fil-Jannah (pemimpin wanita di syurga) atau pemimpin wanita seluruh alam…” [Sahih Bukhari, Jld. IV, hadith 819]

Dalam hadith yang lain al-Bukhari meriwayatkan dari Aisyah sebuah hadith yang panjang dan di sini dinyatakan sebagiannya:

“….Wahai Fatimah! Tidakkah engkau redha bahawa engkau adalah saidati-nisa il-mu’minin (pemimpin wanita mu’minin) atau saidanti-nisa-i hadzhihi il-ummah (pemimpin wanita umah ini)?”[Al-Bukhari, Jilid 8, hadith 301]

Al-Bukhari meriwayatkan hadith dari Imam Ali AS bahawa pada suatu ketika Fatimah mengadu tentang kesusahannya mengisar tepung. Apabila beliau mendengar berita ada beberapa orang hamba dari rampasan perang telah dibawa kepada Rasulullah S.A.W, beliau lalu pergi (ke rumah Rasulullah S.A.W) untuk menemui baginda S.A.W bagi mendapatkan pembantu tersebut, tetapi pada ketika itu (Rasulullah S.A.W tidak ada di rumah) Aisyah tidak dapat mencari baginda S.A.W. Lalu Fatimah menceritakan hasratnya kepada Aisyah. Apabila Rasulullah S.A.W pulang, Aisyah menyatakan kepadanya perkara tersebut. Rasulullah S.A.W kemudian pergi ke rumah kami….Mahukan kamu aku nyatakan suatu perkara yang lebih baik daripada apa yang kamu minta? (Iaitu) apabila kamu hendak masuk ke tempat tidurmu, maka ucapkanlah Allahu Akbar 34 kali, Alhamdulillah 33 kali, dan SubhanAllah 33 kali. Ini adalah lebih baik daripada yang kamu pohonkan.”[ Al-Bukhari, Jld. VI, hadith 344]

Amru bin Dinar meriwayatkan dari Aisyah berkata:

” Tidak pernah aku melihat seseorang pun yang lebih benar daripada Fatimah salamullah ‘alaiha selain daripada ayahnya.”[Hilyatul-awliya, Juzuk 2, hlm. 41]

Ibnu Abbas meriwayatkan bahawa Rasulullah S.A.W bersabda yang bermaksud:

“Pada malam aku diangkat ke langit (mi’raj), aku melihat di pintu syurga tertulis bahawa Tidak ada Tuhan melainkan Allah, Muhammad Rasulullah, Allah mengasihiku, dan Hasan, dan Husayn sofwatullah (sari yang terbaik dari Allah) , Fatimah Khiratullah (sesuatu yang terbaik dari pilihan Allah), laknatullah ke atas mereka yang membenci mereka.”[Tarikh al-Baghdadi, Juzuk 1, hlm. 259]

Fatimah al-Zahra AH mempunyai sifat-sifat berikut seperti ayahnya dan suaminya serta anggota keluarganya :

(1) menemukan jalan yang benar (ihtida’)

(2) mentaati prinsip-prinsip Islam (iqtida’), dan

(3) berpegang teguh serta menyakini kewajipan-kewajipannya (tamassuk). [ Nasa’i dalam Khashais Alawiyyah]

Sikap Rasulullah terhadap Fathimah as

Rasulullah mengaitkan Fatimah AH dengan dirinya S.A.W. Justru Rasulullah S.A.W bersabda yang bermaksud:

“Fatimah adalah daripadaku dan barang siapa yang membuat dia marah, akan membuat aku marah.” [Al-Bukhari, Jilid V, hadith 111]

Ketika berpergian, Fatimah adalah orang yang paling akhir beliau S.A.W mengucapkan selamat tinggal, dan ketika pulang dia (Fatimah AS) adalah orang yang pertama yang ditemui oleh ayahnya S.A.W. [Bihar, Jilid 43, hlm.39-40; Ahmad bin Hanbal, Musnad, Juzuk 5, hlm.275; Al-Baihaqi, Sunan, Juzuk 1, hlm.26].

Imam Ali AS suatu ketika bertanya kepada Rasulullah S.A.W:

” Wahai Rasulullah! Siapakah di kalangan keluargamu yang paling dekat denganmu? Fatimah binti Muhammad,” jawab baginda S.A.W.

[Al-Tabari, Dhakair al-Uqba; Al-Tirmidzi, Sunan. hlm.549; Al-Mustadrak, Jilid 3, hlm.21 dan 154]

Kezuhudan Fathimah as

Imam Hasan AS meriwayatkan,” Aku belum pernah melihat seorang wanita yang lebih alim daripada ibuku. Ia selalu melakukan solat dengan begitu lama sehingga kakinya menjadi bengkak.” Imam Hasan AS juga meriwayatkan:

“Aku melihat ibuku, Fatimah berdiri solat pada malam Jumaat. Beliau meneruskan solatnya dengan rukuk dan sujud sehingga subuh. Aku mendengar beliau berdoa untuk kaum mu’minin dan mu’minah dengan menyebut nama-nama mereka. Beliau berdoa untuk mereka semua tetapi beliau tidak berdoa untuk dirinya sendiri. “Ibu,” Aku bertanya kepada beliau . “Mengapa ibu tidak berdoa untuk diri sendiri sebagaimana ibu berdoa untuk orang lain?” Beliau menjawab,” Anakku, (berdoalah) untuk jiran-jiranmu diutamakan dan kemudian barulah dirimu sendiri.”[Bihar al-Anwar, Jilid 43, hlm.81-82; Abu Muhammad Ordooni, Fatimah The Gracious, hlm.168-169;Sayyid Abdul Razak Kammoonah Husseini, Al-Nafahat al-Qudsiyyah fi al-Anwar al-Fatimiyyah, Juzuk 13, hlm.45]

Asma’ binti Umays meriwayatkan:

“Pada suatu ketika aku sedang duduk-duduk bersama Fatimah AS apabila Nabi S.A.W datang. Beliau S.A.W melihat Fatimah memakai rantai di lehernya yang telah diberikan oleh Ali bin Abi Talib AS dari bahagiannya yang diambil daripada harta rampasan perang.” Anakku”, beliau S.A.W berkata, ” Janganlah tertipu dengan apa yang orang katakan. Anda adalah Fatimah puteri Muhammad, anda memakai barang perhiasan (yang menjadi kesukaan) orang-orang yang bongkak.” Beliau serta-merta melucutkan rantainya pada ketika itu juga dan menjualnya. Dengan wang dari jualan tersebut, beliau membeli dan kemudian membebaskan seorang hamba lelaki. Apabila Rasulullah S.A.W mendengar apa yang beliau lakukan, beliau S.A.W berasa gembira dan mendoakan rahmat kepada Imam Ali AS.

[Al-Hakim, Al-Mustadrak, Juzuk 3, hlm. 152; Bihar al-Anwar, Jilid 43, hlm.81]

Kehidupan Politik Sayyidah Fatimah as

Kehidupan Fatimah a.s. bukan hanya melakukan tugas sebagai suri rumah tangga dan beribadat saja tetapi juga meliputi soal-soal politik sejak dari zaman ayahandanya Rasulullah S.A.W di Mekah hingga selepas wafat ayahandanya S.A.W. Beliau a.s. dengan gigih menyokong keras perjuangan ayahandanya Rasulullah S.A.W dan berpegang teguh kepada prinsip-prinsip Islam yang telah dididik oleh ayahandanya Rasulullah S.A.W.

Pada tahun kesepuluh kerasulan, Khadijah ibu Fatimah a.s. meninggal dunia. Fatimah a.s. kehilangan ibundanya yang tercinta. Pada tahun yang sama, beliau a.s. kehilangan bapa saudara ayahnya Abu Talib yang selalu melindungi Rasulullah S.A.W. Dengan kewafatan dua orang insan mulia ini, para musyirikin Quraish mulai berani menentang dan menyakiti Rasulullah S.A.W secara terbuka. Sehingga pada suatu saat mereka sanggup memutuskan untuk membunuh Rasulullah S.A.W. Justru, Rasulullah S.A.W membuat keputusan berhijrah ke Madinah. Malam itu Ali AS tidur di tempat tidur Rasulullah S.A.W demi untuk mengelirukan musuh-musuh Allah itu. Pada malam itu juga Fatimah menginap di rumah ayahandanya dan mengetahui semua kejadian tersebut.

Fatimah bertahan pada malam itu dengan penuh perjuangan, kesabaran, dan keberanian segala kemungkinan yang akan berlaku kepada mereka.

Fatimah a.s. kemudian berhijrah ke Madinah dengan rombongan hijrah di ketuai oleh Ali AS. Dalam perjalanan ke Madinah, beberapa orang kafir mencoba untuk menghalang mereka tetapi dengan keberanian dan tekad Ali AS, maka mereka ketakutan dan membiarkan rombongan hijrah itu meninggalkan Mekah. Akhirnya setelah menempuh segala kesulitan, mereka pun sampai ke Madinah.

Fatimah a.s. turut menjadi saksi Perang Badar dan Perang Uhud. Dalam Perang Uhud, dahi, dan gigi Nabi S.A.W luka parah. Dan yang lebih menyedihkan ialah ketika tersebarnya berita palsu bahwa Rasulullah S.A.W telah terbunuh. Fatimah a.s. berangkat ke Uhud untuk menyaksikan medan pertempuran, dan juga melihat ayahandanya yang dikasihi Rasulullah S.A.W. Setelah perang berakhir, Fatimah a.s. menemui ayahandanya Rasulullah S.A.W, dan membersihkan wajah baginda dari luka-luka. Dalam peperangan ini juga, Fatimah a.s. menyaksikan bapa saudara ayahnya, Hamzah syahid di medan perang.

Selepas Rasulullah S.A.W wafat, Fatimah a.s. turut memperjuangkan hak Imam Ali AS sebagai khalifah yang sah dilantik oleh Rasul S.A.W dan juga tentang haknya terhadap Tanah Fadak. Fatimah tidak mengiktiraf Abu Bakar sebagai khalifah yang sah. Pada suatu ketika Abu Bakar dan Umar al-Khattab bersama rombongannya mengepung rumah Fatimah a.s. dengan tujuan memaksa penghuni rumah memberikan bai’ah kepada Abu Bakar. Malahan Rombongan tersebut mengancam akan membakar rumah tersebut. Seseorang bertanya kepada Umar: ” Wahai ayah Hafsah (Umar al-Khattab), sesungguhnya Fatimah ada di dalam,” dan Umar menjawab,: “Wa in (sekalipun)” [Ibn Qutaibah, Al-Imamah Wal-Siyasah, Jilid I, hlm.12-13]. Fatimah a.s. kemudian keluar dari pintu dari berkata lantang: “Hai, Abu Bakar, Alangkah cepatnya anda menyerang keluaga Rasul. Demi Allah, saya tidak akan bercakap dengan Umar sampai saya menemui Allah…Kamu semua telah membiarkan jenazah Rasulullah S.A.W bersama kami, dan kamu semua telah mengambil keputusan antara kamu sendiri tanpa bermusyawarah dengan kami dan tanpa menghormati hak-hak kami. Demi Allah, aku katakan, keluarlah kamu semua dari sini dengan segera! Jika tidak dengan rambutku yang kusut ini, aku akan meminta keputusan dari Allah!” [Ibn Abil Hadid, Syarh Nahjul Balaghah, Jilid VI, hlm.48-49]

Fatimah a.s. menganggap Tanah Fadak sebagai miliknya yang sah karena ia telah diberikan oleh Rasul S.A.W ketika baginda S.A.W masih hidup. Tanah Fadak terletak dekat dengan Khaibar dan disitu terdapat kebun kurma. Tanah tersebut diserahkan oleh Bani Nadir kepada Rasulullah S.A.W selepas peristiwa Perang Khaibar pada tahun 7 Hijrah. Kemudian Rasulullah S.A.W menghadiahkan tanah tersebut kepada Fatimah a.s. [riwayat dari Abu Sai’d al-Khudri – silakan lihat Fada’il Khamsah fi al-Sihah al-Sittah, Jilid 3, hlm.36] yaitu apabila turunnya ayat Qur’an yang bermaksud,” Apa saja harta rampasan (fa’i) yang diberikan Allah kepada RasulNya yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah, untuk Rasul, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan orang-orang yang dalam perjalanan supaya harta itu tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu terimalah ia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah, dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukumanNya.” (59:7) .

Fatimah a.s. menuntut Tanah Fadak dari Abu Bakar tetapi Abu Bakar menolaknya. Fatimah a.s. lalu menemui Abu Bakar dan terjadilah perdebatan di antara mereka berdua: Al-Jauhari meriwayatkan bahwa ketika sampai berita kepada Fatimah a.s. bahwa Abu Bakar menolak haknya ke atas Tanah Fadak, maka Fatimah a.s. dengan disertai para pembantu wanitanya dan para wanita Bani Hasyim pergi menemui Abu Bakar. Fatimah a.s. berjalan dengan langkah seperti langkah Rasul. Ia lalu memasuki majlis yang dihadiri Abu Bakar, dan penuh dengan kaum Muhajirin dan Ansar. Fatimah membentangkan kain tirai antara dia dan kaum wanita yang menemaninya di satu sisi dan majlis yang terdiri dari kaum lelaki di sisi yang lain. Ia masuk sambil menangis tersedu, dan seluruh hadirin turut menangis. Maka gemparlah pertemuan itu. Setelah suasana kembali tenang, Fatimah a.s. pun berbicara:

” Saya memulai dengan memuji Allah Yang Patut Dipuji. Segala Puji bagi Allah atas segala nikmatNya, dan terhadap apa yang diberikanNya…” dan setelah mengucapkan khutbahnya yang sungguh indah, ia lalu berkata:

Fatimah a.s.: ” Apabila anda mati, wahai Abu Bakar, siapakah yang akan menerima warisan anda?”

Abu Bakar: ” Anakku dan keluargaku.”

Fatimah a.s.: ” Mengapa anda mengambil warisan Rasul yang menjadi hak anak dan keluarga beliau?”

Abu Bakar: ” Saya tidak berbuat begitu, wahai putri Rasul.”

Fatimah a.s.: ” Tetapi anda mengambil Fadak, hak Rasulullah yang telah beliau berikan kepada saya semasa beliau masih hidup….Apakah anda dengan sengaja meninggalkan Kitabullah dan membelakanginya serta mengabaikan firman Allah yang mengatakan, ” Sulaiman mewarisi dari Daud ” (Al-Naml: 16), dan ketika Allah mengisahkan tentang Zakaria serta firman Allah, Dan keluarga sedarah lebih berhak waris mewarisi menurut Kitabullah? (Al-Ahzab:6) Dan Allah berwasiat, ” Bahwa anak lelakimu mendapat warisan seperti dua anak perempuan” (Al-Nisa:11) dan firman ,” Diwajibkan atas kamu apabila salah seorang daripada kamu akan meninggal dunia, jika ia meninggalkan harta, bahwa ia membuat wasiat bagi kedua orang tua dan keluarganya dengan cara yang baik, itu adalah kewajiban bagi orang-orang yang bertaqwa” (Al-Baqarah: 80).

Apakah Allah mengkhususkan ayat-ayat tersebut kepada anda dan mengecualikan ayahku daripadanya? Apakah anda lebih mengetahui ayat-ayat yang khusus dan umum, lebih daripada ayahku dan anak bapa saudaraku (Ali AS) Apakah anda menganggap bahwa ayahku berlainan agama dariku, dan lantaran itu maka aku tidak berhak menerima warisan?” [Ibn Abil Hadid, Syarh Nahjul Balaghah, Jilid XVI, hlm.249]

Ibn Qutaibah meriwayatkan pertemuan yang mungkin terakhir di antara Fatimah a.s. dan Abu Bakar seperti berikut:

” Umar bin Khattab berkata kepada Abu Bakar:” Marilah kita pergi kepada Fatimah, sesungguhnya kita telah menyakiti hatinya.”

Maka keduanya pun pergi ke rumah Fatimah a.s., dan Fatimah a.s. tidak mengizinkan mereka masuk ke dalam rumah. Mereka lalu memohon kepada Ali bin Abi Talib, lalu Ali AS memperkenankan mereka masuk ke dalam.

” Tatkala keduanya duduk dekat Fatimah a.s., Fatimah a.s. memalingkan wajahnya ke arah dinding rumah. Salam Abu Bakar dan Umar tidak dijawabnya.

Fatimah a.s. kemudian berkata: ” Apakah anda akan mendengar apabila saya katakan kepada anda suatu perkataan yang berasal dari Rasulullah S.A.W yang telah anda kenal?”

Keduanya menjawab: ” Ya.”

Kemudian Fatimah a.s. berkata:” Apakah anda tidak mendengar Rasulullah S.A.W bersabda, ” Keredhaan Fatimah adalah keredhaan saya, dan kemurkaan Fatimah adalah kemurkaan saya. Barang siapa mencintai Fatimah, anakku, bererti ia mencintaiku, dan barang siapa membuat Fatimah murka, bererti ia membuat aku murka.”

Mereka berdua menjawab:” Ya, kami telah mendengarnya dari Rasulullah S.A.W.

Fatimah a.s. berkata: ” Aku bersaksi kepada Allah dan malaikat-malaikatNya, sesungguhnya kamu berdua telah membuat aku marah, dan kamu berdua tidak membuat aku redha. Seandainya aku bertemu Nabi S.A.W, aku akan mengadukan kepada beliau S.A.W tentang kamu berdua.

Abu Bakar berkata: ” Sesungguhnya saya berlindung kepada Allah dari kemurkaanNya dan dari kemurkaan anda, wahai Fatimah.”

Kemudian Abu Bakar menangis, hampir-hampir jiwanya menjadi goncang.

Fatimah lalu berkata: ” Demi Allah, selalu saya akan mendoakan keburukan terhadap anda dalam setiap shalat saya.”

Kemudian Abu Bakar keluar sambil menangis….[Ibn Qutaibah, Al-Imamah Wal-Siasah, Bab Bagaimana Bai’at Ali bin Abi Talib; O.Hashem, Saqifah Awal Perselisihan Ummat, hlm.100-101]

BIODATA :

Nama : Fathimah

Gelar : Az-Zahra

Julukan : Ummu al-Aimah, Sayyidatu Nisa’, al-‘Alamin, Ummu Abiha

Ayah : Muhammad Rasulullah s.a.w

Ibu : Khadijah al-Kubra

Tempat/Tgl Lahir : Makkah, Hari Jum’at, 20 Jumadi al-Tsani (jamadil akhir)

Hari/Tgl Wafat : Selasa, 3 Jumadi al-Tsani Tahun 11 H

Umur : 18 Tahun

Makam: ???

Jumlah Anak : 4 orang; 2 laki-laki dan 2 perempuan

Laki-laki : Hasan dan Husein

Perempuan : Zainab dan Ummu Kaltsum

Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan serta menjadikan iktibar, contoh, tauladan, manfaat dan hikmah bagi kita semua di sebalik kisah benar “Pemimpin Wanita di Surga” Fatimah Az-Zahra binti Muhammad.

Wassalammualaikum wr. Wb.

AMALAN ISTIGHOSAH CAHAYA METAFISIKA


Assalamu alaikum

Saat ini mungkin ada baiknya kita selalu rajin2 mendekatkan diri kepada Alloh swt,supaya energi ilahiah / energi robbani yang bersifat positif menyelimuti diri kita dan keluarga kita,karena tanpa peran energi ilahiah kehidupan kita akan dinaungi unsure unsure negative yang berakibat ketidak beruntungan didalam hidup,karir yang tidak sukses dan hal hal yang merintangi kehidupan kita,banyaknya persoalan yang kita hadapi tentunya itu ada sebabnya,bukan mengalir begitu saja,karena Alloh sendiri yang buat kita menghadapi banyak persoalan,agar kita senantiasa selalu mengingat-ingat Dia,yang diminta Alloh kepada kita yang hidup di dunia bukan harta yang banyak tetapi nilai ketaatan,nilai ibadah atau juga nilai ketaqwaan kepadaNYA,karena hidup kita juga tergantung kepadaNYA dan kita gak mungkin hidup di dunia ini bisa “SEMAU GUE”
Semua ada aturannya lewat syareat yang telah diajarkan Alloh lewat perantara para nabiNYA,itu semua buat kebaikan kita sendiri untuk bekal kehidupan dia alam selanjutnya,makanya didalam Al qur’an sering Alloh menegur kita lewat firman- firman yang berbau ancaman “neraka ‘ jika kita tidak taat kepadanya,dan memberi anugerah berupa syurga jika kita taat kepadaNYA,ini hanya sebagai petunjuk kepada semua hambaNYA untuk lebih memperhatikan akan firman firmanNYA yang ada di Al qur’an
Karena apa yang diperintahkan dan dilarang oleh Alloh benar benar kita perhatikan untuk kebahagiaan hidup hambNYA dialam selanjutnya,

Alloh memberikan beban kepada manusia jauh jauh sebelumnya Alloh dah ngerti semua apa yang bakalan dilakukan manusia,untuk itu Alloh selalu memberikan manusia kesempatan hidup di dunia ini,untuk mencari tahu siapa sebenarnya Alloh,apakah manusia ini hidupnya untuk hal hal yang bikin melupakan Dia atau dengan sepenuh hati dan kesadarannya untuk menuju kepadaNYA,itu sebabnya Alloh membiarkan kesadaran manusia untuk berjalan dan berpikir lewat kesadaran akal yang dimilikinya bahwa manusia itu hidup itu untuk melakukan ketaqwaan pada Alloh bukan hal yang lain
Supaya manusia itu lebih mengenal pada Alloh sebagaimana pernah dilakukan oleh nabi Ibrohim yang getol mencari kebenaran tentang keberadaan Tuhan yang ESA yang wajib disembah ,dan akhirnya pencapaian nabi ibrohim sampailah pada ke ESA-an Alloh yang satu,wajib disembah dan bukan Tuhan peranakan

Orang yang mengenal Alloh lebih dalam hidupnya akan lebih mudah dan ter-arah,kadang juga yang baru mengenal Alloh lewat pencarian ,dilibatkan dengan ujian yang bikin orang itu putus asah atau dengan sendiri menyalahkan Alloh atas masalah kejadian yang menimpa dalam kehidupnya,tentunya dengan keberadaan problematika kehidupan seseorang semakin menguatkan imannya untuk bnar bnar cinta kepada Alloh,biar ke imananya seseorang gak lembek
Jika anda mengejar Alloh maka bersiap siaplah mendapatkan kejutan berupa ujian yang akan ditimpakan kepada anda,entah itu lewat apa aja,yang penting anda harus kuat menerimanya,karena yang dibutuhkan Alloh kepada kita semua adalah nilai ketaqwaan dengan kesadaran pribadi untuk selalu melakukan ketaatan padaNYA

Melalui istighosah marilah kita selalu jadikan sebagai sarana yang dapat membikin kita untuk menuju ke langkah yang lebih positif dengan dinaungi energi ilahiah / robbaniyah
Karena hanya dengan energi spiritual hidup kita akan lebih terarah dan menjadi semakin baik lagi,

Berikut ini bacaan atau amalan yang sedianya di baca tiap hari kamis malam jum’at dan minggu malam senin ,ba’da isyak:

- bacalah tawasulan lengkap yang ada dipostingan sebelumnya

Bismillahirokhmanirrokhiim 1x

Astaghfirullohal adziim aladzii laa ilaa ha illa huwal khayyul qoyyuumu wa tubu ilaih 7x

Asyhadu ala ilaha ilalloh wa-asyhadu anna mukhammad rosululloh 7x

Allohumma sholli ala sayyidiina mukhammad wabarik wassalim 10x

Robbisrokhlii sodri wayasirlii amrii wakhlul uqdatamm milisanii yafqohu qoulii 7x

Robbi zidnii ilmaa warzuqnii fahma waj’alnii minasholikhiin 7x

Surat yasin ayat 1-5 ..3x
Baca surat al insyiroh 3x
Baca surat al qodar 3x
Baca al ikhlash 3x
Baca al falaq 3x
Baca annas 3x
Baca al fatehah 3x
Baca ayat qursy 11x
Baca al baqoroh ayat 1-5

Allohumma sholli wassalim wabaarik salamatan kamilatan ala khabibiika sayyidiina mukhammad sholatan tasliman katsiroo wa ahlu bayt ajma’iin 40x

Laa ilaha illa anta subkhanaka inni kuntu minadzolimiin 11x

Astaghfirullohal adziim innahu kaana ghofaro 11x

Allohumma sholli ala sayyidiina mukhammad wabarik wassaliim 10x

Robbi ‘audzubika minal khamazati sayathiin wa-audzubika robbi ayyakhdzuruun 11x

Allohumma sholli ‘ala sayyidiina mukhammad wabarik wassaliim 10x

Khasbunalloh wani’mal wakill lakhaula wala quwwata ila bilahil ‘aliyyil adziim 11x

Robbighfirlii warkhamnii waj’burnii warfa’ni warzuqnii wahdinii wa’finii wa’fu anni 11x

Allohumma inni dho’ifun faqowinni wa inni dzalilun fa-a ‘izzanii wa innii faqiirun fa-aghniini birokhmatika yaa arkhamarrokhimiin 7x

Subkhanalloh 33x
Alkamdulillah 33x
Lillahi ta’la 33 x

Laqod jaa-akum rosulum min anfusikum ‘aziizun alaihima anitum kharizun alaikum bil mu’miniina roufuruurrokhiim,fain tawalau faqul khasbiyallohu laa ilaha illa huwa alaihi
Tawakaltu wahuwa robbul ‘arsyil adziim 7x

Laa ilaha ilallohu wakhdahu laa syarikalah lahu mulku walahul khamdu,wahuwa ‘ala kulli syai-in qodiir 7x

Bismillahilladzii laa yadzuruu ma’asmihi syai-ung fil ardli wala fissama-i wahuwassami’aul aliim 11x

Assallohu ayyakuffa ba’salladziina kafaaruu wollohu ba’saw wasyaddu tan-kiilaa 11x

Bismillahi masyaa Allohu laa yaa-syuqul ghoiro ilalloh
Bismillahi masya Alloh laa yaashrifu suu-a illalloh
Bismillahi maasya Alloh makaana min ni’amatin faminalloh
Bismillahi maasya Alloh laa khaula wala quwata illa billah 7x

Bismillahi Allohu akbar 100x

Allohumma sholli ala sayyidiina mukhammad wabarik wassaliim 10x

Laa khaula wala quwwata illa bilahil aliyyil ‘adziim 11x

Ya Alloh yaa dzal dzalaali wal ikrom lahul jalalah jalalah 41x

Allohumma ajirnaa minannar wa audzubika minal adzabil qobri wal barzah 11x

Allohumma sholli ala sayyidiina mukhammad wabarik wassalim 10x

Ya arkhamaroo khimiin irkhamnaa 11x

Ya Alloh Ya fatakh  Yaa Rozaaq 100x

Ya wahab ya basith yarokhman ya rozaq ya lathiif ya ghoniiy yaa mughnii 11x

Allohumma yaa  -’’a’ laddarojaat 41x

Ya khayyu yaa qoyyum birokhmatika astagitsu aghisnii…11x

Subkhanalloh walkhamdulillah wala ilaha ilalloh allohu akbar laa kahula wala quwata illa bilahil ‘aliyyil adziim 11x

Innalloha ma’ashobiriin 11x

Allohumma sholli ala sayyidiina mukhammad wabarik wassaliim 10x

Ya fatakh yaa aliim yaa mubiin 11x

Ya lathif ….300x

Allohumma sholli ala sayyidiina mukhammad wabarik wassalim 10x

Astaghfirullohal ‘adziim 300x

Ilahii anta maqshudii waridlooka mathluubi ‘a’thini makhabbataka wa ma’rifataka 11x

Laa ilaha ilalloh 3000x
Hu alloh….1000x

Tutup doa…..

Terakhir baca:

Robbi inni dholamtu faghfirllii dzanbii laa ilaha illa anta subkhanaka innii kuntu minadzolimmiin, Allohumma shokhaan wakhaan bakhaan kaaf ha ya ain shod khaa mim ain shin qof,waj’alna mim baini aydiihim sadaw wamin kholfihiim sadaaw fa-aghsyainahum fahum laa yub-shiruun,khaa mim ain sin qof, (yaa Robbu 3x) laa khaula wala quwata illa bilahil ‘aliyyil adziim 11x

Amalan diatas sebagai rutinitas mingguan atau bisa diamalkan buat tiap malam agar dalam keluarga tercapai usaha lancar, rezeki lancar,hidup tenang,keberkahan,kesehatan dan kedamaian

Wassalamu alaikum

Mbah arifyanto