ISMUL A’DHOM SYEKH HASAN AL MALIKI (MAROKO)


ASSALAMU ALAIKUM

577151_481797145166980_12792247_n

Dalam kesempatan ini saya akan berbagi amalan yang saya dapat dari alm.ustadz anwar seorang guru ngaji saya dulu di Surabaya

Ustadz saya ini muridnya banyak,akhamdulillah selama saya belajar ke beliau
Banyak hal yang saya pelajari,terutama masalah ilmu fiqih dan ilmu tajwid
Tentunya ini semua atas ridlo Alloh dan ridlo orang tua terutama ibu saya,karena sebelum berangkat mengaji saya selalu minta ridlonya ibu saya agar saya bisa memahami apa yang saya pelajari nantinya,

Kebetulan ustadz saya ini pernah banyak mondok ke pesantren di jawa timur,hingga ilmunya bisa bermanfaat untuk diajarkan orang lain,karena tahu ustadz saya ini seorang lulusan pondok pesantren saya mencoba meminta ijazah2 atau amalan yang sekiranya bisa membantu untuk menyelesaikan masalah-masalah di kehidupan saya,alkhamdulillah ternyata dikabulkan,sebagai persyaratan saya harus melakukan riyadhoh puasa mutih 3 hari,dilanjut melakukan ziaroh ke makam sunan ampel selama 41 hari dengan berjalan kaki,tiap malam jum’at harus bersedekah kepada fakir miskin gak boleh sampai maghrib
Maklum jiwa muda,saya kerjakan sesuai perintahnya,setelah melewati serangkaian riyadhoh amalan dan powernya diberikan kepada saya,alkhamdulillah banyak sekali manfaatnya dikehidupan saya,
Ternyata untuk belajar ilmu itu harus lelaku dulu,gak bisa langsung qobilta….qobiltu
Karena dengan riyadhoh adalah syarat mutlak untuk membersihkan rangkaian jiwa dan rohani kita sendiri agar bersih ,karena ilmu akan tajrib jika telah menempuh jalur lelaku
Sebagai penyucian jiwa dan Rohani kita sendiri

Berbeda dengan pengijazahan yang ada di cahmet bagi yang mengikuti gemblengan di blog ini ,ilmu tinggal pake gak perlu lelaku lagi,karena saya berniat memudahkan untuk belajar ilmu,apalagi saat ini orang2 yang tinggal dikota serba sibuk semua,mau lelaku juga mengganggu kegiatan kerja mereka,jadi untuk memudahkan belajar tentang hal spiritual maka saya gunakan metode khusus untuk saya ajarkan,karena setiap ilmu yang diajarkan itu apa kata gurunya,metodenya juga ngikut gurunya,jika itu dikerjakan pastinya sukses,jika hanya coba2 untuk belajar,pengen tahu saja,atau hanya sekedar cari sensasi maka belajarnya juga akan mengalami kegagalan karena niatnya gak serius ,sebagaimana kalimat yang berbunyi”man jada wajada(barang siapa yang bersungguh sungguh akan sukses) ,apalagi ilmu yang  cara belajarnya lewat resep gado-gado,belajar dari si A kemudian tetap mengamalkan amalan si B dan si C,dijamin gak akan berhasil,dan saya pun pernah mencoba seperti itu ternyata hasilnya 0,untuk itu jika belajar 1 ilmu harus focus dengan apa yang telah diajarkan oleh suatu lembaga perguruan / padepokan,setelah khatam bisa belajar ke yang lain
Semisal contoh saja anda makan di food court di sebuah mall,ketika itu anda memesan bakso,lalu anda melirik orang jualan nasi goreng gara2 aroma nasi goreng itu enak,lanjut ke pemesanan nasi goreng,karena lihat kuliner rawon sebelah itu enak nan lezat selanjutnya ditambah lagi rawon,karena dari bakso anda makan ,lanjut ke makan nasi goreng terus lanjut ke rawon alhasil,perut anda akan terasa mual dan eneg,jika dicampur lagi dengan makanan lain tentunya rasanya akan membuat anda muntah,yang jelas perut akan nyaman bila di isi dengan 1 makanan saja,berhubung anda pengen merasakan semua makanan siap saji tadi di mall.anda berusaha makan dan berusaha untuk merasakan rasanya semuanya,maka yang terjadi perut akan mengalami mual2 dan rasa eneg,anda belajar ilmu bisa dicontohkan seperti itu

Untuk itu setiap ilmu pasti memiliki gelombang elektro-magnet metafisis sendiri yang terhubung dengan daya alam,daya ruhani dan daya ilahi,jika tersambung maka semua hajat akan terpenuhi,berbeda dengan amalan gado2 atau amalan yang saling tumpang tindih yaitu amalan dari si A<B<C<D diamalkan dengan 1 waktu ,maka keberhasilan untuk memplajari suatu ilmu akan 0,alias gagal,emmane….

Tapi itu terserah kebijakan individu ,klo itu memang yang terbaik ya silahkan saja,
Soal mau sukses atau gaknya ada ditangan anda sendiri

Amalan berikut ini perlu laku

Syaratnya puasa mutih 3 hari,setelah puasa lanjut ke
Ziarah ke makam waliyulloh terdekat selama 41 hari dengan jalan kaki,disana yang dibaca Cuma yasin dan tahlil
Bersedekah berupa uang 7000 kepada fakir miskin tiap malam jum’at,jangan sampe masuk waktu maghrib,klo batal maka paginya harus bersedekah 2x lipatnya

Setelah semua riyadhoh selesai ,dilanjutkan mengamalkan amalan berikut ini?

Tawasul AL FATEHAH dihadiahkan masing21x buat:

Nabi mukhammad,dan kluarganya
Nabi khidir alaihissalam
4 malaikat muqorobbin,jibril,mikail isrofil,izroil
syekh abdul qodir al jailani
syekh hasan al maliki

amalannya sebagai berikut :

NURULLOH ,NURUL JALIL, NURUS SHOMAD

Tiapa malam diamalkan sebanyak 7000x istiqomah

Amalan ini adalah amalan untuk memudahkan segala urusan,amalan ini pernah dibaca oleh ……seorang pengusaha besi tua asal pulau garam madura yang usahanya melejit menjadi pengusaha besi tua sukses dari hanya tukang rombeng sekarang menjadi seorang pengusaha kaya raya ,memang secara fisik amalan ini sepeleh tapi lewat tata cara laku yang benar akan memperoleh hasilnya , dan manfaat lain yang akan ditemui jika anda memang benar2 istiqomah,akan tetapi amalan ini akan tajrib sesuai laku amalnnya,jika hanya baca saja hasilnya juga kurang maksimal,karena dah pasti syaratnya harus lewat lelaku

Atau buat yang praktis tanpa laku ada kunci bacaannya dan menggunakan sarana dari saya ,silahkan hubungi saya di nomor:
081-731-493-248

Salam perdamaian

Wassalamu alaikum

MBAH ARIFYANTO

3 thoughts on “ISMUL A’DHOM SYEKH HASAN AL MALIKI (MAROKO)

  1. ROCKER GAIB mengatakan:

    MANTEEP BENER,memang mbah arif TOP MARKOTOP

  2. RIDHO-CAHMET mengatakan:

    mantapp Mbah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s