ALAM BARZAH ADALAH ALAM KELANGGENGAN


ALAM BARZAH ADALAH ALAM KELANGGENGAN

Diceritakan berdasarkan suatu riwayat babad walisongo tentang pertemuan antara syeikh siti jenar dengan seorang panditho dari Negara India yang menguasai kitab menantang siti jenar untuk adu rasa tentang pengetahuan wudhatul wujud dan reinkarnasi bahwa setiap makhluk hidup akan mengawali hal yang baru setelah dia meninggal dunia tergantung nilai amal kebaikan yang dilakukan di dunia,nanti setelah meninggal ia akan berwujud seperti apa?maka tantangan pertama ditujukan kepada pendeta itu untuk menunjukkan bukti-buktinya,maka diajaklah syekh siti jenar oleh pendeta itu untuk menembus alam reikarnasi,disana siti jenar ditunjukkan roda kehidupan seperti apa,namun syekh siti jenar hanya tersenyum dan hanya menyaksikan saja apa yang disampaikan oleh pendeta itu dan pendeta itu menjelaskan masalah apa yang dilakukan oleh penghuni dalam alam akherat sesuai apa yang disampaikan dari pendapat pendeta itu,ada siksaan ada kemenangan ada kenikmatan,dan oleh pendeta itu ditunjukkan lagi alam satmata yaitu alam kelanggengan dimana dengan mengikuti ajaran……..,maka dia tidak perlu reinkarnasi lagi,namun syeikh siti jenar hanya tersenyum kemudian pendeta itu berkata pada siti jenar:wahai syeikh jika anda mengikuti ajaran….,anda akan selamat dari perputaran reinkarnasi dan anda akan mencapai kesempurnaan hidup yang langgeng menjauhi rantai samsara kehidupan dan selamanya anda akan mencapai pencerahan dalam hidup,namun apa yang di utarakan oleh pendeta itu tidak diselingi perkataan oleh siti jenar ,syeikh hanya tersenyum,setelah selesai menyampaikan isi kitab pendeta itu bertanya lagi pada siti jenar,”bagaimana tuan syeikh apakah anda yakin dengan ajaran wudatul wujud apakah anda dapat menyelamatkan anda di dimensi reinkarnasi”
Syeih siti jenar hanya tersenyum,baiklah pendeta jika saya menunjukkan alam kelanggengan dalam cara islam apakah anda mengakui bahwa Alloh sebagai Tuhan yang mutlak Tuhan yang berhak disembah,baiklah silahkan anda masuk kelorong itu,dan saksikan apa yang terjadi,begitu diperintahkan oleh siti jenar maka pendeta itu masuk ke lorong tak lain adalah lorong dimensi alam barzah,gak lama kemudian pandeta itu bilang “ampun-ampun saya akui ajaran syeikh yang paling benar”wahai pendeta apa yang engkau ketahui di alam sana”disana saya ditampakkan beberapa orang yang terbelenggu disiksa secara kejam tanpa ampun oleh beberapa orang yang tinggi besar,saya perhatikan satu persatu sampe saya mendekati orang yang menyiksa tadi,tiba tiba saya dibentak oleh orang tinggi besar tadi,”hai kenapa kamu kesini?sekali bentakan langsung membuat saya langsung terpental jauh seperti disambar halilintar sampai jantungku mau copot dan saya langsung kluar dari area situ lalu syeikh menjelaskan bahwa sesungguhnya orang yang tinggi besar itu adalah penjaga alam barzah yang sedang menunaikan tugasnya,di alam sana ,disana akan ditampakkan seluruh perbuatan manusia,jika ada kekurangan pada manusianya pada waktu hidup di dunia maka malaikat itu akan menyiksanya,ketahuilah wahai pendeta bahwa alam yang telah engkau tunjukkan kepadaku masih tergolong alam jin,alam jin yang bikin anda terhalusinasi dengan keadaan yang anda ketahui,ketahuilah bahwa alam barzah adlah alam kelanggengan atau alam penantian di hari kiamat,jadi disana manusia tidak bisa reinkarnasi seperti yang anda jelaskan,di alam barzah manusia hidup secara normal seperti di alam dunia,arwahnya di sana sangat membutuhkan kiriman doa kepada yang masih hidup di dunia ,dan jika kiriman doa itu telah sampai ke arwakh yang dituju maka doa tadi akan berwujud makanan,makanan itu dari surga dan malaikat yang mengantarkannya atas izin dari Alloh,sampai diceritakan kebenaran ini kepada sang pendeta akhirnya pendeta itu paham tentang ajaran islam dan langsung bersyhadat yang langsung dibimbing oleh syeikh siti jenar,maka mulai saat itu pendeta itu menjadi salah satu murid syeikh siti jenar

Nah dmikian penjelasan dan bukti real tentang keberadaan alam barzah yaitu alam kelanggengan sebagai jembatan penantian kealam malakut atau alam padang maksyar setelah terjadi hari kiyamat

Wassalam

MBAH ARIFYANTO

About these ads

12 gagasan untuk “ALAM BARZAH ADALAH ALAM KELANGGENGAN

  1. bevansattaya mengatakan:

    assalamualaikum..
    salim mbah arif..
    ini yg sering bikin bngg akhrnya lebih tau..
    lalu apkh yg sdh mnjlani siksa d alam barzah, mshkah hrs msk neraka..
    d tggu pnjlasannya..
    trimksih..

  2. Ilusi mengatakan:

    Nyimak selalu guru

  3. MBAH ARIFYANTO mengatakan:

    bevansattaya:didalam alam barzah akan ditanya masalah siapa tuhanmu,nabimu,agamamu,saudaramu,kitabmu,imammu lalu ditanya tatacaranya bagaimana apakah sesuai tuntunan nabi Muhammad atau tidak?klo tidak maka gada malaikat dan cambuk malaikat akan bicara,mereka disana sekali kena siksa tubuhnya akan hancur tetapi sesudah hancur akan kembali lagi seperti semula lalu disiksa berulang ulang sampai benar benar tata caranya mengikuti Rosululloh saw dan itu berlangsung sampai hari kiamat,libur siksaan di sana hari jum’at dan 1 bulan Romadhon,begitu pula yang tidak bisa menjawab 1 pertanyaan saja akan mengalami siksaan yang berat,adapun di sana yang tidak mengalami siksaan akan bisa bebas kemana saja,mau mengunjungi buyutnya engkongnya yang tlah meninggal duluan atau para ulama,kyai,syeikh,atau nabi ,disana layaknya kehidupan seperti dunia dan disana jasadnya sudah berbeda mengikuti jasad alam barzah namun tiap malam jum’at mereka akan mengunjungi ahli warisnya di dunia untuk meminta kiriman doa tahlil dan hadiah al fatehah,pertama mereka akan datang ke makamnya tempat dulu dia dimakamkan pas waktu ashar apakah ada yang mengunjungi makamnya atau tidak jika ada si arwakh tadi akan kembali ke alam barzah setelah mendapat kiriman doa,jika tidak maka si arwakh tadi akan datang ke rumah ahli waris sampai selesai waktu shubuh habis,jika tidak ada yang memberi kiriman doa maka Alloh akan melaknat pihak ahli waris yang masih hidup dengan banyak rintangan seperti musibah musibah kecil berupa kemelaratan,dan kesengsaraan hidup,nah untuk ke alam dunia si arwakh tadi harus mintak izin kepada malaikat penjaga alam barzah,dan birokrasi alam sana sangat ketat bila tidak dilalui sesuai prosedur alam sana maka akan ditolak si arwakh untuk pergi ke alam dunia buat meminta doa,apabila arwakh sudah dapat doa maka perwujudan doa tadi akan berupa makanan yang didatangkan dari syurga berupa hidangan buah buahan dan makanan yang mengenyangkan,disana tetap mengerjakan sholat,bagi yang sholatnya tidak mengikuti tuntunan Rosululloh maka cambuk malaikat akan menyiksa mereka ketika Sholat dan disana tidak ada lobi penawaran ampunan sama sekali,dan itu berlangsung sampai hari kiyamat
    dan disana tidak ada reinkarnasi lagi,adapun hewan yang mati akan kembali kepada ke kejadiannya arwah hewan hewan itu akan di kembalikan ke kejadiannya tanpa harus dibangkitkan lagi baik di alam barzah atau alam akherat,karena Alloh menciptakan dunia dan seisinya adalah buat kemakmuran dan kebaikan hidup manusia di dunia,adapun reinkarnasi itu adalah halusinasi alam jin,karena jin sesuai kemampuannya bisa menciptakan dimentralisasai wujud benda benda dengan sekali perkataan atau kedipan,tugas jin juga untuk menguji kualitas manusia mau beriman atau tidak sama Alloh dan Rosulnya,dan asal usul jin lebih lama hadirnya daripada manusia mereka pun memiliki jalur keilmuannya lebih tinggi dan bisa memanipulasi manusia lebih detail jika melakukan jalur pencarian sendiri tanpa ada campur tangan dari kehendak Alloh langsung,dan hanya orang orang pilihan yang ditunjuk oleh Alloh saja yang memberikan kebenaran dan berita gembira kepada umat manusia,bukan orang orang yang telah berhasil dalam semedinya lalu menyebarkan ajarannya

    menurut syekh siti jenar alam rukhul
    dibagi menjadi beberapa bagian diantaranya:
    alam azali (alam rukh)
    alam kandungan (alam rokhiim)
    alam jizim (alam dunia)
    alam barzah (alam penantian/alm tunggu/kelanggengan )
    alam kedewataan(alam para nabi dan Rosul)
    alam malakut (alam akherat / surga dan neraka)
    alam jabarut (alam mutlak miliknya gusti Alloh swt)

    ketika hari kiyamat terjadi maka alam dunia dan alam barzah digulung dan di musnahkan,lalu diganti dengan alam malakut yaitu alam terjadinya pembalasan amal amal kebaikan di dunia,dimana alam malakut adalah alam yang urusannya individual atau alam pertimbangan apakah manusia ini dapat masuk neraka atau syurga nah alam ini juga disebut juga alam akherat ,maka seketika itu manusia yang telah meninggal dunia akan di bangkitkan dengan sekali triakan saja maka manusia yang mati hidup semua dari zaman purba sampai makhluk terakhir sampai terjadinya detik kiyamat ,di sana kebaikan amal manusia yang dilakukan di dunia sangat menentukan kehidupannya di akherat apakah bisa masuk surga atau tidak adapun yang akan masuk neraka akan ada bonus syafaat Rosululloh saw,dipintu neraka telah berdiri para keluarga Rosululloh yaitu ahlu bait 12 imam yang akan menarik tangan mereka supaya tidak masuk neraka
    serta anak anak mereka ketika di dunia meninggal di kandungan,atau meninggal di waktu balita maka anak anak itu akan mencari ayah ibunya dan menolong mereka agar tidak masuk neraka,serta para mursyid guru guru mereka akan memberi syafaat atas izin Rosululloh saw,disana sudah tidak ada lagi pertolongan dari Alloh yang ada hanya syafaat Rosululloh saw,para nabi para Rosul saja masih minta syafaat Rosululloh saw agar di masukkan dalam syurga,dan adapun orang yang telah masuk syurga akan bisa memberi Syafaat 70 orang dari kluarganya terutama golongan yang memberi syafaat adalah para syuhada’ dan pengikut ahlu bayt,karena Rosululloh hanya mengakui ahlu bayt sebagai pewaris nabi untuk di ikuti ajarannya terutama 12 imam maksum,imam maksum tadi sama kedudukannya dengan derajat para nabi dan Rosul,imam maksum tadi adalah pengganti nabi muhammad saw,karena Alloh tidak akan mengangkat nabi lagi setelah nabi muhammad saw karena nabi muhammad adalah penutup nabi dan Rosul,maka diangkatlah 12 imam sebagai pengganti Rosululloh saw,yang terakhir nanti adalah imam mahdi alaihissalam,mengapa disebut alaihissalam karena imam ini adalah imam maksum terpelihara penjagaan dan keutamaan langsung dari Alloh,dan adapun yang tidak memandang 12 imam ini sebagai tuntunan maka dipastikan akan masuk neraka karena tidak dapat syafaat kepada beliau”asholatu wasalamu alaika ya Rosululloh wa ahlu baiyt)karena 12 imam ini mengerjakan ibadah dan syareat sesuai cara Rosululloh,nabi muhammad bersabda
    “barang siapa yang beribadah tidak sesuai tuntunanku maka tertolaklah segala amaliyah ibadahnya:”(diriwayatkan oleh imam jakfar shodiq dari hasan),begitu pula dengan orang orang yang sudah masuk neraka karena tidak dapat syafaat mereka akan disiksa sebagaimana kesalahan yang dilakukan waktu didunia,korupsi,maling,mark-up dana dll mereka disiksa dan ditempatkan ditingkatan neraka sesuai tingkat kesalahan di dunia,khususnya tidak percaya sama Alloh dan rosulnya atau disebut kafiir akan mendapat bagian neraka yang paling dalam lebih dalam dari kedudukan neraka iblis dan anteknya
    dan disana Alloh akam mengabaikan teriakan mereka karena kesakitan yang luar biasa hebatnya di dalam neraka,naudzubillah

    syurga dan neraka sifatnya abadi atau selamanya,namun tidak akan mendahului Alloh yang sifatnya kekal dan mutlak,syurga dan neraka juga ada massanya untuk itu juga akan mengalami masa kiyamat atau massa penghancuran,entah nantinya Alloh setelah itu akan membuat alam lagi atau makhluk baru Wollohu a’lam

    demikian penjelasan saya tentang ajaran wudhatul wujud yang disarikan dari syeikh siti jenar oleh seseorang yang telah saya jumpai yang memiliki kedalaman rasa berdasar ajaran ahlu bayt tentang ilmu ketauhidan nujum ma’rifatulloh,karena lewat beliaulah saya dapat berbagi wawasan di blog yang tercinta ini,karena beliau yang membuktikan sendiri pertemuan dengan tokoh tokoh dengan menembus alam barzah yang telah meninggal disana tanpa perantara jin dan mediumisasi

  4. arif $$$ mengatakan:

    ijin baca2 mbah arifyanto…
    suwun,,,

  5. cahayametafisika mengatakan:

    Kesaksian Warga Bengkalis yang Mati Suri dalam Temu Alumni ESQ ‘Menyaksikan Orang Disiksa Dan InginKembali ke Dunia’.

    Pengalaman mati suri seperti yang dialami Aslina, telah pula dirasakan banyak orang. Seorang peneliti dan meraih gelar doktor filsafat dari Universitas Virginia Dr Raymond A Moody pernah meneliti fenomena ini. Hasilnya orang mati suri rata-rata memiliki pengalaman yang hampir sama. Masuk lorong waktu dan ingin dikembalikan ke dunia.

    Catatan ini dilengkapi pula dengan penjelasan Instruktur ESQ Legisan Sugimin yang mengutip Al-Quran yang menjelaskan orang yang mati itu ingin dikembalikan ke dunia, serta penelusuran melalui internet tentang Dr. Raymond. Bagi pembaca yang ingin mengetahui perihal Dr Raymond dapat membuka situs http://www.lifeafterlife.com dan hasil penelitian Raymond tentang mati suri dapat dibaca di buku Life After Life.

    Aslina adalah warga Bengkalis yang mati suri 24 Agustus 2006 lalu. Gadis berusia sekitar 25 tahun itu memberikan kesaksian saat nyawanya dicabut dan apa yang disaksikan ruhnya saat mati suri. Sebelum Aslina memberi kesaksian, pamannya Rustam Effendi memberikan penjelasan pembuka.

    Aslina berasal dari keluarga sederhana, IA telah yatim. Sejak kecil cobaan telah datang pada dirinya. Pada umur tujuh tahun tubuhnya terbakar api sehingga harus menjalani dua kali operasi. Menjelang usia SMA IA termakan racun. Tersebab itu IA menderita selama tiga tahun. Pada umur 20 tahun IA terkena gondok (hipertiroid). Gondok tersebut menyebabkan beberapa kerusakan pada jantung dan matanya. Karena penyakit gondok itu maka Jumat, 24 Agustus 2006 Aslina menjalani check-up atas gondoknya di Rumah Sakit Mahkota Medical Center (MMC) Melaka Malaysia. Hasil pemeriksaan menyatakan penyakitnya di ambang batas sehingga belum bisa dioperasi.

    ”Kalau dioperasi maka akan terjadi pendarahan,” jelas Rustam. Oleh karena itu Aslina hanya diberi obat. Namun kondisinya tetap lemah. Malamnya Aslina gelisah luar biasa, dan terpaksa pamannya membawa Aslina kembali ke Mahkota sekitar pukul 12 malam itu. Ia dimasukkan ke unit gawat darurat (UGD), saat itu detak jantungnya dan napasnya sesak. Lalu IA dibawa ke luar UGD masuk ke ruang perawatan. ”Aslina seperti orang Ombak (menjelang sakratulmaut, red). Lalu saya ajarkan kalimat thoyyibah dan syahadat. Setelah itu dalam pandangan saya Aslina menghembuskan nafas terakhir,” ungkapnya.

    Usai Rustam memberi pengantar, lalu Aslina memberikan kesaksiaannya. ”Mati adalah pasti. Kita ini calon-calon mayat, calon penghuni kubur,” begitu IA mengawali kesaksiaanya setelah meminta seluruh hadirin yang memenuhi Grand Ball Room Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru tersebut membacakan shalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Tak lupa IA juga menasehati jamaah untuk memantapkan iman, amal dan ketakwaan sebelum mati datang. ”Saya telah merasakan mati,” ujar anak yatim itu. Hadirin terpaku mendengar kesaksian itu. Sungguh, lanjutnya, terlalu sakit mati itu.

    Diceritakan, rasa sakit ketika nyawa dicabut itu seperti sakitnya kulit hewan ditarik dari daging, dikoyak. Bahkan lebih sakit lagi. ”Terasa malaikat mencabut (nyawa, red) dari kaki kanan saya,” tambahnya. Di saat itu IA sempat diajarkan oleh Pamannya kalimat thoyibah. ”Saat di ujung napas, saya berzikir,” ujarnya.

    ”Sungguh sakitnya, Pak, Bu,” ulangnya di hadapan lebih dari 300 alumni ESQ Pekanbaru. Diungkapkan, ketika ruhnya telah tercabut dari jasad, IA menyaksikan di sekelilingnya ada dokter, pamannya dan IA juga melihat jasadnya yang terbujur.

    Setelah itu datang dua malaikat serba putih mengucapkan Assalaimualaikum kepada ruh Aslina. ”Malaikat itu besar, kalau memanggil, jantung rasanya mau copot, gemetar,” ujar Aslina mencerita pengalaman matinya. Lalu malaikat itu bertanya: ”Siapa Tuhanmu, apa agamamu, dimana kiblatmu dan siapa nama orangtuamu.” Ruh Aslina menjawab semua pertanyaan itu dengan lancar. Lalu IA dibawa ke alam barzah. ”Tak Ada teman kecuali amal,” tambah Aslina yang Ahad malam itu berpakaian serba hijau.

    Seperti pengakuan pamannya, Aslina bukan seorang pendakwah, tapi malam itu IA tampil memberikan kesaksian bagaikan seorang muballighah.

    Di alam Barzah IA melihat seseorang ditemani oleh sosok yang mukanya berkudis, badan berbulu dan mengeluarkan bau busuk. Mungkin sosok itulah adalah amal buruk dari orang tersebut. Aslina melanjutkan. ”Bapak, Ibu, ingatlah mati,” sekali lagi IA mengajak hadirin untuk bertaubat dan beramal sebelum ajal menjemput.

    Di alam barzah, IA melanjutkan kesaksiannya, ruh Aslina dipimpin oleh dua orang malaikat. Saat itu IA ingin sekali berjumpa dengan ayahnya. Lalu IA memanggil malaikat itu dengan ”Ayah”. ”Wahai ayah bisakah saya bertemu dengan Ayah saya,” tanyanya. Lalu muncullah satu sosok. Ruh Aslina tak mengenal sosok yang berusia antara 17-20 tahun itu. Sebab ayahnya meninggal saat berusia 65 tahun.

    Ternyata memang benar, sosok muda itu adalah Ayahnya. Ruh Aslina mengucapkan salam ke ayahnya dan berkata: ”Wahai ayah, janji saya telah sampai.” mendengar itu ayah saya saya menangis. Lalu ayahnya berkata kepada Aslina. ”Pulanglah ke rumah, kasihan adik-adikmu.” Ruh Aslina pun menjawab. ”Saya tak bisa pulang, karena janji telah sampai”.

    Usai menceritakan dialog itu, Aslina mengingatkan kembali kepada hadirin bahwa alam barzah dan akhirat itu benar-benar ada. ”Alam barzah, akhirat, surga dan neraka itu betul ada. Akhirat adalah kekal,” ujarnya bak seorang pendakwah.

    Setelah dialog antara ruh Aslina dan ayahnya. Ayahnya tersebut menunduk. Lalu dua malaikat memimpinnya kembali, ia bertemu dengan perempuan yang beramal shaleh yang mukanya bercahaya dan wangi. Lalu ruh Aslina dibawa kursi yang empuk dan didudukkan di kursi tersebut, di sebelahnya terdapat seorang perempuan yang menutup aurat, wajahnya cantik. Ruh Aslina bertanya kepada perempuan itu. ”Siapa kamu?” lalu perempuan itu menjawab.” Akulah (amal) kamu.”

    Selanjutnya ia dibawa bersama dua malaikat dan amalnya berjalan menelurusi lorong waktu melihat penderitaan manusia yang disiksa. Di sana ia melihat seorang laki-laki yang memikul besi seberat 500 ton, tangannya dirantai ke bahu, pakaiannya koyak-koyak dan baunya menjijikkan. Ruh Aslina bertanya kepada amalnya. ”Siapa manusia ini?” Amal Aslina menjawab orang tersebut ketika hidupnya suka membunuh orang. Lalu dilihatnya orang yang yang kulit dan dagingnya lepas. Ruh Aslina bertanya lagi ke amalnya tentang orang tersebut. Amalnya mengatakan bahwa manusia tersebut tidak pernah shalat.

    Selanjutnya tampak pula oleh ruh Aslina manusia yang dihujamkan besi ke tubuhnya. Ternyata orang itu adalah manusia yang suka berzina. Tampak juga orang saling bunuh, manusia itu ketika hidup suka bertengkar dan mengancam orang lain. Dilihatkan juga pada ruh Aslina, orang yang ditusuk dengan 80 tusukan, setiap tusukan terdapat 80 mata pisau yang tembus ke dadanya, lalu berlumuran darah, orang tersebut menjerit dan tidak ada yang menolongnya. Ruh Aslina bertanya pada amalnya. Dan dijawab orang tersebut adalah orang juga suka membunuh. Ada pula orang yang dihempaskan ke tanah lalu dibunuh. Orang tersebut adalah anak yang durhaka dan tidak mau memelihara orang tuanya ketika di dunia.

    Perjalanan menelusuri lorong waktu terus berlanjut. Sampailah ruh Aslina di malam yang gelap, kelam dan sangat pekat sehingga dua malaikat dan amalnya yang ada disisinya tak tampak. Tiba-tiba muncul suara orang mengucap: Subhanallah, Alhamdulillah dan Allahu Akbar. Tiba-tiba ada yang mengalungkan sesuatu di lehernya. Kalungan itu ternyata tasbih yang memiliki biji 99 butir.

    Perjalanan berlanjut. Ia nampak tepak tembaga yang sisi-sisinya mengeluarkan cahaya, di belakang tepak itu terdapat gambar kakbah. Di dalam tepak terdapat batangan emas. Ruh Aslina bertanya pada amalnya tentang tepak itu. Amalnya menjawab tepak tersebut adalah husnul khatimah. (Husnul khatimah secara literlek berarti akhir yang baik. Yakni keadaan dimana manusia pada akhir hayatnya dalam keadaan (berbuat) baik,red).

    Selanjutnya ruh Aslina mendengarkan azan seperti azan di Mekkah. Ia pun mengatakan kepada amalnya. ”Saya mau shalat.” Lalu dua malaikat yang memimpinnya melepaskan tangan ruh Aslina. ”Saya pun bertayamum, saya shalat seperti orang-orang di dunia shalat,” ungkap Aslina.

    Selanjutnya ia kembali dipimpin untuk melihat Masjid Nabawi. Lalu diperlihatkan pula kepada ruh Aslina, makam Nabi Muhammad SAW. Di makam tersebut batangan-batangan emas di dalam tepak ”husnul khatimah” itu mengeluarkan cahaya terang. Berikutnya ia melihat cahaya seperti matahari tapi agak kecil. Cahaya itu pun bicara kepada ruh Aslina. ”Tolong kau sampaikan kepada umat, untuk bersujud di hadapan Allah.” Selanjutnya ruh Aslina menyaksikan miliaran manusia dari berbagai abad berkumpul di satu lapangan yang sangat luas. Ruh Aslina hanya berjarak sekitar lima meter dari kumpulan manusia itu.

    Kumpulan manusia itu berkata. ”Cepatlah kiamat, aku tak tahan lagi di sini Ya Allah.” Manusia-manusia itu juga memohon. ”Tolong kembalikan aku ke dunia, aku mau beramal.” Begitulah di antara cerita Aslina terhadap apa yang dilihat ruhnya saat ia mati suri.

    Dalam kesaksiaannya ia senantiasa mengajak hadirin yang datang pada pertemuan alumni ESQ itu untuk bertaubat dan beramal shaleh serta tidak melanggar aturan Allah. Setelah kesaksian Aslina, instruktur Pelatihan ESQ Legisan Sugimin yang telah mendapat lisensi dari Ary Ginanjar (pengarang buku sekaligus penemu metode Pelatihan ESQ) menjelaskan bahwa fenomena mati suri dan apa yang disaksikan oleh orang yang mati suri pernah diteliti ilmuan Barat.

    Legisan mengemukakan pula, mungkin di antara alumni ESQ yang hadir pada Ahad (24/9) malam itu ada yang tidak percaya atau ragu terhadap kesaksian Aslina. Tapi yang jelas, lanjutnya, rata-rata orang yang mati suri merasakan dan melihat hal yang hampir sama. ”Apa yang disampaikan Aslina, mungkin bukti yang ditunjukkan Allah kepada kita semua, ” ujarnya.

    Legisan menjelaskan penelitian oleh Dr Raymond A. Moody Jr tentang mati suri. Raymond mengemukakan orang mati suri itu dibawa masuk ke lorong waktu, di sana ia melihat rekaman seluruh apa yang telah ia lakukan selama hidupnya. Dan diakhir pengakuan orang mati suri itu berkata: ”Dan aku ingin agar aku dapat kembali dan membatalkan semuanya.”

    Menanggapi kesaksian Aslina yang melihat orang-orang berteriak ingin dikembalikan ke dunia dan ingin beramal serta penelitian Raymond yang menyebutkan ”Aku ingin agar aku dapat kembali dan membatalkan semuanya,” Legisan mengutip ayat Al-Quran Surat Al-Mu’muninun (23) ayat 99-100: Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: ”Ya, Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia). ”(99) . Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan. (100).

  6. himan mengatakan:

    prasa’an-saya-siti-jenar-tdk-pernah-mencrtkn-apa-yg-anda-ceritakan.malah-ajaran..nya-lbh-mrp-apa-yg-anda-slh-kan.coba-anda-cari-d-google-suluk2-nya-jg-babad-siti-jenar-atw-ajaran2nya.d-internet-jg-banyak.

  7. MBAH ARIFYANTO mengatakan:

    @himan:memang buku atau suluk hanya sebatas urusan jasmani saja nyatanya ada sumber lain yang bisa dipercaya untuk mengetahui letak hakikat ajarannya,saya gak percaya dengan buku buku sekarang malah saya akan mencari dan mencari siapa sebenarnya syeikh siti jenar lewat sumber orang orang linuweh lewat pengembaraan beliau ke dimensi ke 7,apa yang saya sampaikan hanya sedikit dari pengetahuan beliau beliau yang makomnya sudah melebihi kapasitas umum,namun tiada masalah anda punya pendapat seperti itu karena namanya pengetahuan harus disebar luaskan,apapun pendapat orang harus disimak dan dicermati namun soal pengetahuan tidak harus di banggakan lalu di buat patokan tetapi harus digali terus dan di cari tentang kebenarannya,seperti kebenaran tentang tehnologi dahulu kita hanya bisa melihat TV hitam putih hingga sampai saat ini kita dapat lihat TV sampai lewat ponsel,nah itu sebuah proses kemajuan,apakah pencarian kita hanya sebatas itu saja,nah disini kita tertantang buat mencari kebenarannya,kalaupun ada pengetahuan seperti ini hendaknya di cermati dulu jangan lantas menyalahkan atau di buat perdebatan,malah proses pencarian nanti tidak akan mengalami kemajuan,namun semua saya kembalikan kepada anda masing masing apakah anda menolak atau setuju itu sudah biasa,karena jalur pemikiran tiap orang berbeda antara satu dengan yang lain

  8. amirrudin mengatakan:

    saya yakin bhw cerita aslina itu benar adanya krn pengalaman selama menjalankan zikir thoyibah/tauhit sepanjang hari diperlihatkan kebesaran allah ta’ala sebagai peringatan ,maaf tidak tidak bisa diceritakan disini takut riya ,apalagi ditambah amal yang lain insyaallah kita pulang ga susah2 amat

  9. bapake mengatakan:

    berarti di alam barzah, penuh dengan orang-orang jaman purba, yang gak bisa nyebutin nama nabi?? semua orang meninggal sebelum islam disiksa semua… orang indian, afrika, eskimo… semua disiksa karena tidak pernah tahu nabi dan alQuran…

    berarti menurut ajaran ini, Tuhan itu kejam juga ya, menciptakan alam barzah hanya untuk menyiksa orang…

    *hmm..

  10. js mengatakan:

    Setelah manusia mati, maka tidak ada lagi pertanyaan ini itu seperti yang selama ini sering kita dengar, yang ada tinggal hasil yang kita peroleh baik atau buruk dan doa anak yang soleh. Yang diharapkan setelah kita mati, kita akan langsung menuju alam barzah, tidak tersangkut sana sini. Alam barzah adalah satu alam tersendiri (perkampungan) yang mempunyai waktu seperti kita di bumi ini. Perlu saya beritahukan bahwa sedikit sekali yang sudah mati yang dapat memasuki alam barzah dengan sempurna, kebanyakan tersangkut sana sini. Ada 6 (enam) alam yang pernah saya ketahui :
    1. Alam Dunia (Alam kita ini yang paling pinggir/bawah).
    2. Alam Jin
    3. Alam Barzah Manusia
    4. Alam Barzah Jin
    5. Alam Syeh (penghuninya semuanya syeh)
    6. Alam Bidadari.
    Dari keenam alam ini Alam bidadari berbeda dengan alam lainnya, karena disini tidak ada muda dan Tua dengan kata lain begitu adanya begitu hilangnya, sedangkan alam yang lainnya ada waktu maksudnya ada muda ada tua.
    Untuk perlu diketahui bahwa sudah ada manusia yang pernah memasuki keenam alam ini dan lewat lagi kelangit yang kesekian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s