PENJABARAN MAKNA HURUF ALIF


kiriman artikel OLEH :kang wimpi ismajo

Assalamu alaikum

Alif terbentuk dari Ulfah (kedekatan) dan ta’lif ( pembentukan). Dengan huruf inilah ALLAH menta’lif (menyatukan) seluruh ciptaanNya dalam landasan tauhid dan ma’rifah dengan kecintaan penghayatan iman dan tauhid.

Sehingga Alif ini membuka makna dan pengertian tertentu dengan banyak bentuk rupa dan warna yang ada pada huruf-huruf yang lain. Maka jadilah Alif sebagai “Kiswah” (pakaian) bagi huruf lainnya. Itu semua karna kehendak si “Alif ghaib”.
Huruf saja tidaklah memiliki makna, sebab pengertian tidak terdapat padanya.

Makna dalam dari Alif ibarat nyawa, sedangkan bentuk huruf adalah ibarat raga. Ibarat pohon yang di belah sampai ke akar, dari akar di belah sampai ke biji asalnya. Lalu dari biji asalnya di belah sehingga tiada sesuatu apapun. itulah hakikat kehidupan.
Allah menjadikannya berupa (memiliki bentuk), padahal tiada.
Huruf berupa lisan ketika diucapkan, sedangkan makna adalah pengetahuan yang diketahui sebelum lisan berucap dan berbuat.

Ia sangatlah halus melebihi kehidupan yang fana/tiada.
Maka jelaslah Alif adalah Huruf yang paling utama, Agung dan Mulia Ibarat Adam, sedangkan Alif di satukan dengan Hamzah. Hamzah itu ibarat Hawa. Maka lahirlah 28 huruf Hijaiyah seperti lahirnya manusia dari sebab Adam dan Hawa. Sehingga muncul pengertian mudzakar Ibnu (lelaki) dan pengertian mu’annats Binti (wanita).

Seluruh huruf terlahir dari Alif, karna Alif pada asalnya tegak lurus dimana titik asalnya isyarat bagi penetapan permulaan wujud (ada) yang merupakan lawan dari ketiadaan (adam). Lalu Alif ini ada pada pengelihatan, sehingga melihat yang benar-benar ada. Adapun melihat Dzat itu merupakan cermin ketunggalan sejati yang menurun pada kesejatian diri.

Maka ketika dikaruniakan pandangan ini, melihat keberadaannya di dunia ini dengan cahaya yang terang benderang yang melihat dengan 127 kejadian. Ketika disebut Alif yaitu ketika diri sudah tunggal. Lalu menunjukan apa yang tampak dan terlihat di dirinya sehingga jadilah Alif. Yang pertama dijadikan oleh Allah adalah titik ke esaanNya,

ketika Ku pandang dengan keAgunganKu maka titikpun menunduk dan mengalir menjadi garis lurus tanpa akhir (Alif). Alif pun dijadikan permulaan Kitabnya dan pembuka huruf karna huruf lain berasal darinya dan tampak pada dirinya. “IQRO” : adalah wahyu pertama yang turun kepada Nabi Muhammad S.A.W. Yaitu membaca yang dimulai dengan huruf Alif dan diakhiri dengan huruf Alif.

“Iqro” secara hisabiah nilainya 33. Yaitu 3 kali di peluk Jibril A.S. maka 33 x 3 = 99 Asmaul Husna. Dengan 99 Asmaul husna inilah Rosulullah s.a.w bisa isro dan mi’raj. Isra’ mi’raj di surah al-isra’, surat ke 17 berjumlah 111 ayat. 111 = 3 alif.”isra” juga di awali dgn huruf “alif ” dan di akhiri juga huruf “alif “ (huruf ” hamzah ” di akhir adalah satu karakter dengan ” alif “).

Dalam kalimah ” isra” ada huruf alif (akhir) dimana di bagian atas ada tanda mad (memanjangkan alif) nilainya 7 an dan nilai 7 ketukan ini adalah sebagai sistem untuk melipat 7 lapis bumi dan naik turun ke 7 lapis langit (mi’raj). Dengan Alif , titik yang pada mulanya perbendaharaan tersembunyi kemudian tampak dan turun agar dikenal lewat ciptaanNya begitupun mahluk dikenal lewatnya dan di nisbatkan kepadaNya.

Itulah Kholifah yang membawa “AMANAH”.
Karena dengan nama ALLAH itu adalah BISMI dan ALLAHU,
Allahu itu adalah Alif,Lam,Ha. Alif lam yang di maksud adalah LAHU = BAGINYA. JAdi Allahu adalah Alif lam baginya (untuknya) ARAHMAN = Alif,Ra,Ha,Mim,Nun maksudnya Alif dan Lam itu rahman demikian juga dengan RAHIIM.

Jadi Alif lam itu seperti halnya cahaya matahari dan rembulan, yang memberi dan menyayangi tanpa syarat. Alif Lam dalam diriku adalah keadaan TUBADIL dalam sholat. Jadi Alif Lam itu dalam tiap-tiap sebutan ARRAHMAN ARRAHIIM…..dst. Seperti halnya mustaqim/jalan yang lurus dimana terdapat pada diriku yang sempurna sholat.

Yaitu ketika aku menginjak maqom tubadil seperti halnya takbiratul ikhram yang mukharanah (sempurna, dimana lafazh Allah dlm takbirotul ikhram sholat di panjangkan tanpa ada batasan hukum mad 2 harakat sebagai bentuk keagunganNya).
Berbeda dengan kata “INNA” yg artinya “sesungguhnya” begitu diberi alif sebagai perpanjangan dari huruf nun, maka berubah menjadi jamak/banyak, “innaa” artinya “sesungguhnya kami”.

Begitu juga “Qul” yg artinya “katakan”, begitu diberi nun dan alif sebagai perpanjangannya, maka berubah menjadi jamak/banyak , “Qulnaa” yg artinya kami berfirman.jadi perubahan dari tunggal menjadi jamak karena adanya imbuhan huruf yg disesuaikan maksud dan tujuannya, bukannya unsur yg memerintah (Allah) yg menjadi jamak. Subyek = Yang Memerintah tetap TunggalObyek = Maksud dan Tujuan yang menjadi jamak.

Maka AllAH pun Sholat, sedangkan manusia tiada sedikitpun kekuatan sehingga ikut andil dalam perkara sekecil apapun terhadap dirinya. Karna di satu sisi hamba diperkenankan memilih jalan untuk dirinya tapi waktu yang sama ia harus masuk kepada ketetapanNya. Karna Huruf memiliki tampilan, bahasa dan memiliki aspek lahir dan bathin.

Aspek lahirnya berupa nama dan bentuknya. Aspek bathinnya berupa makna rahasiaNya. Batasnya adalah uraian dari hukum-hukumNya. Serta tampilanNya adalah penyaksian dan penyingkapan. Seluruh struktur susunan alam semesta itulah yang dinamakan pula sebagai Alif.

Karna seluruh huruf berasal dari susunan pengertian Rahasia hembusan tiupan RuhNya yang mencakup seluruh kata-kata dari hikmah yang menakjubkan dan ilmu-ilmu teristimewa yang ditiupkan kepada adam. Adam menjadi istimewa karna diajarkan satu Alif oleh Allah, maka ia dapat menyebutkan seluruh nama dalam satu huruf.
Buat renungan sesama kita yang memang berminat tentang Hakikat, agar dapat difikirkan dengan perlahan-lahan agar mencapai matlamat yang sebenar. Hakikat perkataan adalah alif, (alif adalah satu huruf dalam tulisan jawi, kalau tulisan rumi.. mestilah ‘a’ ), manakala hakikat alif pula adalah noktah, dan hakikat noktah adalah dakwat.

Jikalau dikaji selanjutnya maka hakikat dakwat pula adalah cecair, sedangkan hakikat cecair adalah debu-debu, dan hakikat debu-debu adalah unsur-unsur (atom) dan hakikat unsur adalah Cahaya Allah.
Sedangkan Gelap (tidak diketahui) ialah Cahaya Dzat, …. dalam gelap itulah adalah ‘Air Kehidupan’ (Yang Menghidupkan).
Sebagai misalan, ….jika anda melihat kepada dakwat, maka dengan sendirinya huruf hilang,…
dan jika anda melihat huruf , maka dakwat hilang…
Sejajar dengan itu cuba difikirkan pula:
Jika ana ada Dia tiada, … dan jika Dia ada ana pula tiada…

“Ketahuilah, barangsiapa di berikan pengetahuan tentang Alif dan mengamalkannya, maka telah diberi pengetahuan tentang rahasia tauhid Wahdaniyah (keesaan) dan naik menuju rahasia Ahadiah (kewujudan)”

Wassalamu alaikum

About these ads

28 gagasan untuk “PENJABARAN MAKNA HURUF ALIF

  1. adjat mengatakan:

    pertamak…

  2. adjat mengatakan:

    kelasnya masih sepi…

  3. adjat mengatakan:

    ijin nyimak mbah…

  4. hamba mengatakan:

    solar.gpp mskipun bukan amalan yg pntg tetep ilmu..tasawuf

  5. adjat mengatakan:

    absen menjelang tengah malam…

  6. ***_nurcahyo_*** mengatakan:

    QOBILTU MHN DIWEDAR ILMU ALIF…

  7. embercarisumur mengatakan:

    Qobiltu mohon ijin nyimak

  8. kurakuranindja mengatakan:

    @Kang wimpi ismojo,….Ilmu yang kaji diri yang sangat bermanfat.

  9. anto mengatakan:

    Ngaco sekali, para ahli dijaman dulu mereka tidak bisa mengartikan makna Alif. jangankan para ahli nabi saja tida tahu. terus pemilik blog ini seenak akalnya menafsirkan maknanya. kacau ente ngakak aku baca. apa dasarnya antum berkata demikian. kwkwkwkWkwkwkwk

  10. nugie mengatakan:

    buat sodara anto,di jaman nabi pun,quran jg blm spt skrg ini,tdk ada tanda ataupun harokatnya,jgn mudah menyimpulkan sesuatu sblm mengetahui seutuhnya…

  11. zahn mengatakan:

    Saudara Anto, belajar lagi…klu enggak tau papa..diam kekekeke

  12. aswar mardian mengatakan:

    Alhamdulilah mudah2an bisa dipahami lebih dalam lagi …….. makna yang ada di alif itu sendiri.

  13. kasamura mengatakan:

    hmmmmm……..masih belum mengerti …. bisa beri penjelasan yang simpel…

  14. Bemtong mengatakan:

    Assalamualaikum, saya baru, ijin menyimak dan belajar. Terima kasih

  15. Cucu Brawijaya V mengatakan:

    Rahasia ini, terlalu berbahaya untuk dijabarkan bagi orang awam

  16. Ki Cantrik mengatakan:

    sebuah rahasia pengetahuan yg sangat mendalam tentang Rahasia Tauhid Wahdaniah…. sangat mantaappp….

  17. Zaki mengatakan:

    saya cuma mau menambah kan kalau boleh , ini salah 1 rahasia huruh alif apabila di fathah berbunyi “A” artinya “AKU ( ALLAH), apabila di kasroh berbunyi “I” artinya = IKI ( dalam bahasa jawa ) / INI , apabila di dhomah berbunyi “U” artinya =URIP (dalam bahasa jawa) / HIDUP , jadi kesimpulan nya AKU (ALLAH) YANG PUNYA HIDUP, jadi hidup ini harus nurut sama yg punya HIDUP
    maaf kalo ada salah2

  18. M rian mengatakan:

    Semoga saya di berikan pengetahuan tentang Alif saya dan bisa mengamalkannya

  19. sableng mengatakan:

    Tambahan
    Alif fathah A = Akui
    Alif kasroh I = ikuti
    Alif domah U = ukur

  20. purpurnene mengatakan:

    perbedaan pendapat itu adalah Rahmat… lama dari pada mendapat akan pendapat itulah yang didapat…DIA adalah rahasia manusia… rahasia manusia adalah DIA…dan DIA adalah RAHASIA juga…..

  21. Maslee Van Java mengatakan:

    matur nuwun mbah kulo penggemar sampean enggal lan salut atas penjabaran mbah arif mgi mawon berman faat dunia dan akhirat amin

  22. rudall rabbani mengatakan:

    Ajarkan terus ‘RAHASIA aLIF”, sbg amalmu dan penerangku
    komentar 2 miring ? ………. biasa bani Israil !!!

  23. mecboy mengatakan:

    Belajarlah pda diri sendri dulu agar kita bisa mengetahui makna alif dlm dri kita masing2,setelah kita bisa tw makna alif pda diri kita sendri kita akan sedkit bnyak bisa mengetahui hakekat alif yg sebenar x. Amin Allohummah amin

  24. ikhvan kasmin mengatakan:

    Alhamdulillah besar manfaat tak terhingga yg kami dapat dari mmbaca posting ini. Terima ksih.

  25. ridwan mengatakan:

    Asalamualaikum.wr.wb

    Saat dimana makna alif dalam diri kita jika memang,alif dalam diri kita telah kita ketahui,,??

  26. Qofish mengatakan:

    Maaf ni dapat sumber dari mna yaa??? bukan sumber buku to kitabnya tapi sumber orang yg memiliki pngetahuan ini,, ju2r saya sedang belajar tentang Huruf Hijaiyah dan Angka,,,

  27. arun mengatakan:

    berarti klo kita wiridn bca laa ilaha ilallah,,,kita mengucapkan brapa x alif tuh,,,sesuai sabda rasul :yg paling utama mmbaca kalimah laa ilaha ilallah,.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s