MEMAHAMI HAKIKAT HIDUP DI ALAM DUNIA


ASSALAMU ALAIKUM

ALKHAMDULILLAH,banyaknya responding dari pecinta blog CAHMET membuat saya terharu,karena saya sebagai manusia yang tidak berguna berasal dari sampah masyarakat yang tidak pernah dihiraukan suaranya oleh orang orang exclusive,masih mencoba berusaha agar bermanfaat ditengah masyarakat,karena sangat terkesan dengan sabda Rosululloh saw ketika beliau akan wafat,

ummati….ummati…ummati…..,annisa…annisa…annisa……
Pada hakekatnya beliau berpesan untuk mewasiatkan supaya kita menjaga persatuan dan persaudaraan diantara sesama muslim,dan menjaga toleransi ummat beragama,serta memperbanyak shodaqoh saling nasehat menasehati supaya ada power mind / semangat dalam menghadapi kehidupan ini,saling membantu orang yang lagi kesusahan,karena apapun yang kita lakukan nantinya demi kebaikan buat diri sendiri

Kita gak mungkin hidup selamanya didunia ini,karena kita diciptakan buat dikehidupan saat ini untuk mengerjakan ketaatan kepada Alloh dengan jalan bertaqwa dan beribadah kepadaNYA,bukan tempat memuaskan hasrat kita untuk bersenang senang pada kehidupan di dunia ini,yang perlu kita ketahui dalam menjalani hidup ini adalah kita harus tau akan asal usul kita,buat apa kita hidup?

Dan mengapa orang yang hidup didunia ini hanya sekali jalan,klo sudah mati gak bisa kembali lagi kealam dunia ini?

Apakah kita yakin dengan keadaan saat itu dengan segala amal kebaikan yang kita perbuat kita dapat selamat dari siksaan azabNYA?
Bener nie….yakin……klo kita semua pasti selamat…..siapa yang njamin kehidupan kita di alam berikutnya jika kita tiap hari berbuat korupsi…..mark up…….curang…pungutan liar…..terima uang suap……uang jaminan……uang hasil riba……bagaimana dengan yang kita makan dari uang hasil seperti itu…..apakah Alloh bisa dibohongi……
Atau mampukah anda membohongi Alloh yang setiap saat melihat perbuatan kita

Dan bekal apa yang kita bawa setelah ajal menjemput kita?
Ataukah hanya perkataan,ahhhh…..apa kata nanti…..sekarang ya sekarang yang penting heppy…..heppy….

Atau juga kita beribadah tekun tiap hari dengan nilai ibadah yang tinggi dan dengan nilai amal ibadah yang banyak,apakah kita yakin ibadah kita diterima oleh Alloh swt?
Apakah kita yakin dengan prasangka kita klo kita selamat dialam selanjutnya dengan yang kita usahakan di dunia?

Lalu jika kita celaka di alam selanjutnya,siapakah yang dapat menolong kita dialam sana.

Apakah yang hidup di dunia ini mampu mendengar segala teriakan orang orang yang disiksa oleh malaikat alam barzah?padahal malaikat itu gak punya perasaan dan gak punya rasa iba buat menyiksa manusia,sekali siksa tubuh manusia itu bisa hancur berkeping keeping,hancur lalu kembali lagi,disiksa lagi…dan disiksa lagi…..

“YA Alloh …..ampun…ampun,hidupkanlah saya dialam dunia lagi,saya akan beribadah dengan tekun dan menjauhi segala apa yang engkau larang…….,sudah terlambat……padahal Alloh hanya mendengarkan doa doa kita ketika kita masih hidup didunia.kalo sudah dialam barzah ,Alloh gak akan menghiraukan jerit tangis dan ratapan kita.

hanya yang masih hidup yang ada dialam dunia yang bisa didengar permohonan kita untuk dijawab oleh Alloh.

Apakah kita masih meremehkan hukum hukum Alloh,berbeda dengan hukum yang ada didunia klo didunia hukum bisa di perjual belikan
Lewat suap ke hakim dan jaksa.pasti urusan akan beres berbeda dengan urusan kita jika telah memasuki alam kelanggengan,siapakah yang sanggup menolong kita nanti
Idola kita,istri ke 2 kita,kyai dan ustadz kita ataukah pembantu kita,pastilah mereka akan
Kirim doa kekita Cuma 1-7 hari,40 hari-100 hari sampai 1000 hari apabila kita telah meninggal sesudah itu lepas,apalagi ada ajaran yang mengharamkan bacaan tahlil dan yasinan buat kirim doa ke pada yang telah wafat,bid’ah,syirik.musyrik….tai kucing
Apalagi waktu meninggal tidak dikafani tidak dimandiin,sungguh ajaran yang biadab
Kehidupan itu adalah ghoib tidak bisa dinalar dengan kitab kitab,karena yang ghoib itu sama orang radikal di singkirkan,tidak boleh dikosumsi oleh umum,begitu pula ulama
Syeikh atau wali,ibadah mereka dan pengetahuan mereka buat mereka sendiri,mereka
Merahasiakan apa yang mereka ketahui dengan alasan,bukan maqomnya,padahal
Untuk mengetahui alam berikutnya,mereka seharusnya tidak menyembunyikan sesuatu,berbeda dengan Syeikh siti jenar yang mengajarkan ilmu sejati,yang diajarkan
Dengan merata tidak peduli dari kalangan manapun,karena merahasiakan pengetahuan
Secuil apapun dan itu adalah tentang kebenaran,maka Alloh akan tetap menyiksa orang itu walau statusnya waliyulloh,syeikh,kyai ataupun ustadz,Alloh gak akan pandang bulu walau didunia ibadahnya rajin,tekun.bagi Alloh semua sama jika melanggar pasti akan kena siksa

Padahal di alam barzah kita disiksa terus tanpa ampun,soal amalan yang kita kerjakan dialam dunia,itu pahalanya untuk menentukan nasib kita dialam maksyar (padang maksyar) atau juga disebut alam malakut,jadi amalan kita didunia buat hari setelah kiamat
Tidak berlaku di alam barzah,yang berlaku adalah doa anak anak kita,yang habis sholat fardlu berkirim alfatehah kepada kita diwaktu kita berada dialam barzah nanti,doa-doa anak kita nanti yang mampu menyelamatkan kita dari siksaan kubur,doa anak sholih dan sholihah,karena anak kita adalah bibit kita buat investasi kita dialam barzah,maka didiklah mereka,bila tidak mau mengerjakan sholat maka wajib kita memukul anak kita
Anak adalah keturunan kita,sedang istri adalah orang lain….tidak ada kata yang dinamakan mantan anak,karena anak adalah darah daging kita,klo mantan istri ada,tapi klo mantan anak tidak ada yang namanya begitu.
Untuk itu knapa kita hidup didunia?apakah untuk bersenang senang,heppy heppy,dugem narkoba,korupsi,pungutan liar……maka pikirkanlah……
Manusia diberi akal supaya berpikir dan berpikir…….bukan untuk membaca kitab saja
Lalu amar ma’ruf nahi munkar baru blajar satu surat saja,sudah koar koar….haram
Syirik,musyrik,jihad,jihad mati mahal.sontoloyo…….yang nyuruh jihad saja gak berangkat duluan,kalo sudah pasti masuk surga knapa gak berangkat jihad duluan,malah mempengaruhi orang lugu untuk di cuci otaknya lalu mengerjakan bom bunuh diri.
Sungguh kelakuan orang fasik dan pengecut,membohongi orang dengan alasan jihad agar bisa masuk syurga,tapi yang nyuruh gak mau berangkat duluan…

Inilah fenomena kehidupan yang harus kita cermati,jangan meremehkan hal sekecilpun,karena yang kecil itu bisa membuat masalah yang lebih besar,
Tanpa kita sadari kita telah menyia nyiakan hidup di dunia ini melewatkan banyak hal untuk tetap beribadah kepada Alloh,kita lebih terfokus dengan amaliyah kita seolah olah amaliyah kita bisa menolong kita di akherat,padahal jika dikaji lebih dalam amaliyah yang kita kerjakan di dunia ini tidak akan mampu bisa mengganti 1 bola mata kita untuk melihat alam dunia ini,terus oksigen yang kita sedot untuk kelangsungan hidup kita,apakah dengan amaliyah kita bisa menggantikan semua itu?????

Maka apa yang kita tunggu ?????

klo tidak menunggu kapan kita akan meninggalkan dunia ini
berakhirlah sudah dunia kita,harta kita,kekayaan kita dan semua mimpi yang bernama dunia akan meninggalkan kita

Wassalamu alaikum
Mbah arifyanto

About these ads

7 thoughts on “MEMAHAMI HAKIKAT HIDUP DI ALAM DUNIA

  1. SINYO mengatakan:

    ARTIKEL YANG MEMBUAT AKU TERSADAR BETAPA SELAMA INI HIDUPKU TELAH BERGELIMANG DENGAN DOSA..

  2. ntek mengatakan:

    aku suka tulisan dari mbah arif. Bhasany enak, mudah di mengerti, dan lbih mengena.

  3. [...] MEMAHAMI HAKIKAT HIDUP DI ALAM DUNIA [...]

  4. Who mengatakan:

    Nasehatmu bagus, tapi pemahamanmu kurang. Intinya gini negara islam manapun di dunia ini yg pada penerapan duniawinya lebih takut pada dunia(interpensi negara kafir) dari pada menegakkan hukum2 Alloh.SWT, maka kehidupan dinegara itu tidak akan pernah tentram. Peristiwa bom bunuh diri,perselisihan dan perpecahan umat islam didunia ini, dikarenakan secara hakekat mereka telah meninggalkan Alloh dan Rosulnya tanpa mereka sadari, akibat dari keracunan kehidupan duniawi.

  5. Tari mengatakan:

    who : bom bunu diri,yang namanya bunuh diri dan membunuh orang tetap masuk neraka.Allah itu kuat tidak perlu di bela.kalo ingin membela agama jalankan saja hukum Allah tanpa membuat rusuh/bom bunuh diri dan bunuh diri sendiri.toh yang tidak mau menjalankan hukum Allah juga nanti dapat balasannya.Muslim wajib berdakwah,di dengar ya syukur ,tidak di dengar ya sudah nanti ada ALLAH kok yang menghukum.Para Nabi pun begitu berdakwah secara damai,di dengar ya ok ,tidak di dengar Nabi gak melakukan kekerasan apalgi membunuh.jihad itu terjadi ketika kita di serang.musuhpun kalo dalam keadaan diam tak boleh kita serang.teringat waktu di medan perang Imam Ali tak jadi membunuh musuhnya yang dalam keadaan tak berdaya,dan Imam alipun tak ingin membunuh karena hawa nafsu marah/balas dendam.

  6. ayat chuby mengatakan:

    dosa q tak terhitung bagai debu dan pasir,,,,

  7. liusonel mengatakan:

    ini yg lebih saya mengerti…lebih halus kata2 nya….dan lebih bijaksana..

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s